PROBOLINGGO — Sebanyak 100 bibit mangrove ditanam oleh Laskar Hijau di kawasan muara sungai Pantai Pilang, Minggu (14/6/2026). Penanaman ini dilakukan menjelang peringatan Tahun Baru Jawa 1 Suro dan merupakan bagian dari kegiatan Ruwat Bumi.
Ketua Laskar Hijau, Dimas Ardianto, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus sebagai bentuk refleksi spiritual.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melestarikan lingkungan hidup, serta memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta," ujar Dimas saat ditemui di lokasi penanaman.
Menurut Dimas, penanaman mangrove di lokasi yang sama sebenarnya pernah dilakukan sebelumnya. Namun, kegiatan tersebut sempat terhenti karena adanya dinamika di wilayah setempat.
"Tahun ini kami kembali melanjutkan. Penanaman mangrove ini juga kami maknai sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, perlindungan dari berbagai bencana alam, wabah penyakit, serta marabahaya yang dapat mengancam kehidupan masyarakat," tuturnya.
Para peserta menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai. Setiap bibit diberi penyangga bambu untuk membantu memperkuat tanaman pada tahap awal pertumbuhan.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat.
Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat kepedulian sosial sekaligus menjaga keselarasan alam demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
Editor : Redaksi