Nia, Ahli Waris Pendiri Bandung Zoo, Surati DPR dan Komisi III : “Kami Hanya Mencari Keadilan”

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nia, Ahli Waris Pendiri Bandung Zoo
Nia, Ahli Waris Pendiri Bandung Zoo

i

BANDUNG – Walikota Bandung menjaring pengelolah Bandung Zoo dan atas persetujuan Kementerian Kehutanan membuat ahli waris keluarga Bratakusumah meradang.

Sengketa lahan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo belum selesai. Nia, yang mengaku sebagai ahli waris keluarga pendiri dan pemilik historis lahan Bandung Zoo, mengirimkan surat kepada Ketua DPR RI, pimpinan Komisi III DPR RI, serta sejumlah lembaga negara juga ke Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmuddin, S.H., S.U., M.I.P. di Kantor/Yayasan (MMD Initiative) untuk meminta perlindungan hukum dan keadilan atas konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Dalam surat tersebut, Nia menyampaikan bahwa keluarganya telah menempati dan mengelola kawasan Bandung Zoo selama kurang lebih 93 tahun, bahkan sejak masa Hindia Belanda ketika Indonesia belum merdeka. Menurutnya, status dan sejarah penguasaan lahan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh agar tidak mengabaikan hak-hak keluarga yang selama puluhan tahun terlibat dalam pengelolaan kawasan konservasi itu.

Perkara Bandung Zoo tidak hanya menyangkut kepemilikan lahan, tetapi juga berkembang menjadi kasus hukum yang melibatkan pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT).

Dalam persidangan dugaan korupsi yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung, mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto memberikan keterangan bahwa YMT tercatat belum membayar sewa lahan kepada Pemerintah Kota Bandung pada periode 2008 hingga 2013. Temuan tersebut diketahui dalam rapat koordinasi pada tahun 2014 ketika YMT mengajukan perpanjangan penggunaan lahan. 

Keterangan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian dari rangkaian perkara hukum yang berkembang hingga saat ini. Namun pihak keluarga dan pendukung Bisma mempertanyakan dasar tuduhan yang diarahkan kepada dirinya.

Pihak keluarga menilai terdapat ketidaksesuaian kronologi dalam perkara yang menjerat Bisma Bratakoesoema. Mereka menyoroti bahwa tuduhan mengenai tunggakan sewa berkaitan dengan periode 2008–2013, sementara Bisma disebut baru menjabat sebagai Ketua Yayasan Margasatwa Tamansari pada tahun 2022.

Karena itu, keluarga mempertanyakan bagaimana tanggung jawab atas kebijakan atau kewajiban yang terjadi jauh sebelum masa kepemimpinannya dapat dibebankan kepada Bisma ? 

Mereka meminta DPR dan lembaga terkait untuk menggelar proses hukum kasus kriminalisasi ini, agar tetbongkar praktek kejahatan di balik kemelut Bandung Zoo.

Dari fakta sejarah maupun kronologi kepengurusan yayasan jelas kami ahli waris keluarga Bratakusumah merasa di rampok dan di kriminalisasi.

Dalam suratnya, Nia juga meminta pemerintah pusat dan DPR RI mendorong audit menyeluruh terhadap sejarah kepemilikan lahan Bandung Zoo. Menurutnya, akar persoalan bukan terletak pada hubungan sewa-menyewa, tetapi pada klaim kepemilikan yang selama ini menjadi sumber konflik antara ahli waris, yayasan pengelola, dan Pemerintah Kota Bandung.

Ia berharap negara dapat keadilan dengan mempertimbangkan dokumen historis, rekam jejak pengelolaan, serta kontribusi keluarga pendiri terhadap keberadaan Bandung Zoo yang telah menjadi salah satu ikon wisata dan konservasi di Kota Bandung.

Keluarga ahli waris berharap DPR RI, khususnya Komisi III yang membidangi hukum dapat memfasilitasi penyelesaian konflik secara terbuka. Mereka meminta agar seluruh pihak diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan bukti dan argumentasi sebelum diambil keputusan yang berdampak terhadap masa depan Bandung Zoo.

Sengketa Bandung Zoo sendiri hingga kini masih menjadi perhatian publik karena menyangkut aspek hukum, sejarah kepemilikan aset, konservasi satwa, serta kepentingan masyarakat yang selama puluhan tahun mengenal kebun binatang tersebut sebagai salah satu destinasi pendidikan dan wisata di Kota Bandung.

Tag :

Berita Terbaru

Fenomena Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Fenomena Jasa Hapus Berita Intai Media Siber, Rumah Literasi Digital Buka Suara

Senin, 15 Jun 2026 16:56 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:56 WIB

SURABAYA – Independensi kerja jurnalistik kini menghadapi tantangan baru di ruang digital. Belakangan ini, mulai bermunculan pihak-pihak yang menawarkan jasa p…

INVESTIGASI: Hukum Mandul di Depan Mata! Intip Wajah Pasar Tumpah Banyu Urip yang Kebal Gusur Selama Bertahun-tahun

INVESTIGASI: Hukum Mandul di Depan Mata! Intip Wajah Pasar Tumpah Banyu Urip yang Kebal Gusur Selama Bertahun-tahun

Senin, 15 Jun 2026 16:45 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:45 WIB

Surabaya, Bacasaja.id  -Di tengah ambisi Pemerintah Kota Surabaya mempertahankan estetika kota lewat berbagai penghargaan, sebuah paradoks hukum yang mencolok …

Iskandar Sitorus Jelaskan Perannya dalam Penanganan Persoalan Blueray

Iskandar Sitorus Jelaskan Perannya dalam Penanganan Persoalan Blueray

Senin, 15 Jun 2026 13:50 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:50 WIB

JAKARTA- Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar HP Sitorus, menjelaskan perannya dalam penanganan perkara dugaan suap impor yang menyeret…

Kirab Malam 1 Suro Karaton Surakarta Digelar 16 Juni 2026, Kebo Bule Kiai Slamet Siap Pimpin Prosesi Sakral

Kirab Malam 1 Suro Karaton Surakarta Digelar 16 Juni 2026, Kebo Bule Kiai Slamet Siap Pimpin Prosesi Sakral

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

SOLO – Karaton Surakarta Hadiningrat terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro yang akan digelar pada Selasa Wage, 1…

Pukau Ribuan Penonton, Reog Purbaya Harumkan Nama Surabaya di Panggung Nasional

Pukau Ribuan Penonton, Reog Purbaya Harumkan Nama Surabaya di Panggung Nasional

Senin, 15 Jun 2026 13:38 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:38 WIB

SURABAYA- Kontingen Reog Purbaya Surabaya tampil memukau dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Utama…

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim Buka Layanan Bayar PKB-PBB di CFD

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim Buka Layanan Bayar PKB-PBB di CFD

Senin, 15 Jun 2026 13:32 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:32 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan …