DPRD Usulkan MPP Surabaya Barat dan Timur, Pangkas Jarak Layanan Warga

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Rio Dh. I. Pattiselano
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Rio Dh. I. Pattiselano

i

SURABAYA - Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Rio Dh. I. Pattiselano mengusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas jangkauan Mall Pelayanan Publik (MPP) dengan membangun layanan serupa di kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur. 

Langkah tersebut dinilai akan mempermudah akses masyarakat sekaligus memangkas waktu dan biaya dalam mengurus berbagai layanan administrasi.

Rio mengatakan, MPP Surabaya saat ini merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Menurutnya, kualitas layanan, fasilitas, transparansi, hingga pemanfaatan teknologi digital telah menjadikan MPP Surabaya sebagai rujukan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

"Karena itu, pada momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 saya mendorong Pemkot Surabaya terus melakukan inovasi. Salah satunya menghadirkan MPP di Surabaya Barat dan Surabaya Timur agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Rio, kehadiran MPP di dua wilayah tersebut akan memudahkan warga yang selama ini harus datang ke pusat kota untuk mengurus dokumen maupun perizinan. Dengan jarak layanan yang lebih dekat, proses administrasi diharapkan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.

Selain penambahan lokasi layanan, politisi PSI itu juga mengusulkan program MPP Goes to Kelurahan atau Balai RW yang dilakukan secara berkala. Melalui konsep tersebut, berbagai layanan administrasi dapat hadir langsung di tengah masyarakat sehingga warga tidak selalu harus mendatangi gedung MPP.

"Pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah akan lebih dirasakan apabila layanan bisa menjangkau hingga tingkat kelurahan dan Balai RW," katanya.

Rio menilai, keberhasilan MPP Surabaya tidak lepas dari proses panjang reformasi pelayanan publik yang telah dimulai sejak bertahun-tahun lalu. Ia mengingatkan, sebelum hadirnya MPP, pelayanan perizinan masih menggunakan sistem Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA).

Pada periode 2009–2014, ia mengusulkan perubahan konsep menjadi Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPTSP). Menurutnya, sistem satu pintu membuat proses pelayanan lebih efektif karena seluruh dokumen masuk dan keluar melalui mekanisme yang sama. Saat itu, Surabaya juga mulai menerapkan document tracker sehingga masyarakat dapat memantau perkembangan permohonannya secara transparan.

Transformasi tersebut kemudian berkembang menjadi Surabaya Single Window (SSW), yang kini telah berevolusi menjadi SSW Alfa dan terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Rio menilai inovasi tersebut menjadikan Surabaya sebagai salah satu pionir reformasi pelayanan publik berbasis digital di Indonesia.

Melihat berbagai capaian tersebut, Rio mengusulkan agar MPP Surabaya terus dikembangkan menjadi Super Mall Pelayanan Publik (Super MPP). Menurutnya, berbagai inovasi digital, integrasi layanan, serta kreativitas Pemkot Surabaya sudah melampaui konsep MPP konvensional.

Selain perluasan jangkauan layanan, Rio juga memberikan sejumlah masukan untuk pengembangan MPP ke depan. Di antaranya memangkas tahapan pelayanan yang tidak lagi relevan, menyusun standar operasional prosedur (SOP) lintas instansi, mengembangkan MPP sebagai one stop investment center, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lini pelayanan depan, serta memperluas jam operasional agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

"MPP Surabaya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana inovasinya terus dilanjutkan agar pelayanan publik semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kota Surabaya," pungkasnya.***

Berita Terbaru

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta Kunjungi Festival Rakyat Nusantara 2026, Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta Kunjungi Festival Rakyat Nusantara 2026, Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas

Jumat, 10 Jul 2026 09:03 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:03 WIB

MAMUJU – Festival Rakyat Nusantara 2026 resmi digelar sebagai wadah kolaborasi strategis antara pemerintah, dunia usaha, TNI-Polri, dan masyarakat. Event t…

Deteksi Dini Diperketat, Rutan Gresik Kembali Gelar Razia Blok Hunian

Deteksi Dini Diperketat, Rutan Gresik Kembali Gelar Razia Blok Hunian

Kamis, 09 Jul 2026 22:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 22:53 WIB

Razia Rutin di Rutan Gresik Nihil Temuan, Komitmen Berantas HP dan Narkoba Diperkuat Gresik – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat J…

Buntut Kasus Dugaan Pungli SWK Tambak Wedi, Wali Kota Eri Cahyadi Mutasi Jabatan Lurah

Buntut Kasus Dugaan Pungli SWK Tambak Wedi, Wali Kota Eri Cahyadi Mutasi Jabatan Lurah

Kamis, 09 Jul 2026 22:02 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 22:02 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya …

Sukses Jaga Perairan Bali, Kombes Nurodin Raih Award High Integrity

Sukses Jaga Perairan Bali, Kombes Nurodin Raih Award High Integrity

Kamis, 09 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 19:40 WIB

DENPASAR– Komitmen dalam mengedepankan integritas, kepedulian sosial, dan profesionalisme mengantarkan Direktur Polairud Polda Bali, Kombes Pol. Nurodin, S…

MEMALUKAN! Jual Beli Lapak Gratis di SWK Tambak Wedi: 'Lurah' Lebih Dengar Bisikan Paguyuban Ketimbang Tangisan Warga

MEMALUKAN! Jual Beli Lapak Gratis di SWK Tambak Wedi: 'Lurah' Lebih Dengar Bisikan Paguyuban Ketimbang Tangisan Warga

Kamis, 09 Jul 2026 19:28 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYA , Bacasaja.id - Slogan pelayanan publik yang "bersih dan melayani" tampaknya kembali membentur tembok tebal realitas di lapangan. Hari ini, Kamis…

Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Sampang, 12 Tersangka Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Sampang, 12 Tersangka Ditangkap

Kamis, 09 Jul 2026 14:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 14:22 WIB

SAMPANG – Satreskrim Polres Sampang mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur berinisial RR 15 tahun Sebanyak 12 orang t…