DPRD Surabaya Soroti Barrier Pemkot Dipakai Kontraktor, Pertanyakan Komitmen K3 Proyek

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
William Wirakusuma, anggota DPRD Surabaya
William Wirakusuma, anggota DPRD Surabaya

i

SURABAYA – Penggunaan barrier milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam pekerjaan proyek kontraktor mendapat sorotan dari anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi PSI, William Wirakusuma. Ia mempertanyakan masih digunakannya fasilitas pembatas milik Pemkot pada area pekerjaan, padahal setiap pelaksana proyek memiliki kewajiban memastikan perlengkapan keselamatan kerja tersedia sesuai standar.

Melalui unggahan media sosialnya, William menyoroti sejumlah barrier berlogo Pemkot Surabaya yang berada di lokasi proyek. Ia mempertanyakan mengapa kontraktor masih menggunakan fasilitas pemerintah, sementara sebelumnya telah ada arahan agar perlengkapan pembatas pekerjaan disediakan oleh pihak pelaksana proyek.

“Kenapa kontraktor masih pakai barrier milik Pemkot? Bukannya arahan semua barrier harus pakai milik kontraktor?” tulis William.

Sorotan tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan aset pemerintah, tetapi juga menyentuh aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) konstruksi. Dalam aturan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), setiap penyelenggara jasa konstruksi wajib menerapkan sistem keselamatan yang memperhatikan keselamatan pekerja, keselamatan publik, serta pengendalian risiko selama pekerjaan berlangsung. 

Dalam pekerjaan konstruksi, pembatas area seperti barrier memiliki fungsi penting sebagai bagian dari pengamanan lokasi kerja. Perlengkapan tersebut bukan sekadar pembatas visual, tetapi menjadi upaya mencegah masyarakat masuk ke area berbahaya, mengatur lalu lintas sekitar proyek, serta mengurangi potensi kecelakaan.

William juga menyoroti masih ditemukannya penggunaan pembatas sederhana seperti seng di area pekerjaan. Kondisi ini menjadi perhatian karena penerapan K3 tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus terlihat nyata dalam pelaksanaan di lapangan.

“Pembangunan memang penting, tetapi keselamatan masyarakat dan pekerja harus menjadi prioritas. Jangan sampai proyek berjalan, namun standar pengamanan diabaikan,” menjadi pesan dari sorotan tersebut.

Sebagai anggota DPRD Surabaya, William menilai fungsi pengawasan harus memastikan setiap proyek yang berjalan di Kota Surabaya mematuhi aturan, termasuk kewajiban kontraktor dalam menyediakan sarana pendukung keselamatan.

Sorotan ini menjadi pengingat agar seluruh pelaksana proyek tidak menjadikan fasilitas Pemkot sebagai solusi praktis, sementara tanggung jawab penyediaan perlengkapan keselamatan seharusnya menjadi bagian dari kewajiban kontraktor sesuai standar keselamatan konstruksi. (dim)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…