Kantor M1R yang Diduga Tempat Debt Collector Digeledah, Anggota Polrestabes Surabaya Temukan Sajam

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
konflik DC dan anggota PSHT
konflik DC dan anggota PSHT

i

SURABAYA- Markas Maluku 1 Rasa (M1R) yang berada di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya digeledah Polrestabes Surabaya jelang aksi damai pesilat PSHT yang rencananya digelar Jumat 31 Juli 2026.

Informasi yang dihimpun, penggeledahan markas itu dilakukan anggota Polrestabes Surabaya pada Rabu, 29 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan, hasil dari penggeledahan itu petugas menemukan sejumlah senjata tajam dan senjata tumpul.

"Penggeledahan itu di lokasi-lokasi posko-poskonya Makanya semua dirazia. Kita sita dua stik golf, parang, linggis, golok, sama pipa besi," katanya seperti dalam video yang diunggah dalam akun Instagram @luthfie.daily pada Kamis, 30 Juli 2026.

Apabila benda-benda tersebut digunakan untuk tindak kejahatan, Luthfie memastikan akan melakukan penindakan tegas terhadap pemiliknya. "Kalau memang digunakan untuk kejahatan proses hukum," lanjutnya.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto menambahkan, penggeledahan ini menyusul adanya informasi yang diterima polisi, bahwa pihak DC masih menyimpan senjata dalam markas tersebut.

"Kita telah melakukan penggeledahan di Jalan Teuku Umar. Sebagaimana informasi bahwa ada sekelompok menyembunyikan sajam. Namun demikian saat ini sudah kita amankan," tambahnya.

Dengan demikian, polisi berharap masing-masing kubu dari pihak pesilat dan DC mampu menahan diri dan emosi. Polisi juga meminta massa kedua kubu agar tidak mudah terprovokasi.

"Harapannya situasi kondisi keamanan Surabaya bisa kondusif. Masing-masing kelompok masyarakat bisa menahan diri dan menahan emosi. Jangan sampai terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga akan memperkeruh situasi," tegasnya.

Pihaknya juga tidak segan menindak tegas terhadap siapapun yang sengaja membuat kerusuhan, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Pahlawan.

"Kita sebagai aparat penegak hukum tidak akan segan-segan menindak siapapun yang akan melakukan upaya-upaya membuat kericuhan di Kota Surabaya. Percayakan semua proses ini kepada kepolisian," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar di sosial media Instagram, dalam akun @pshtnews yang memposting sebuah surat pemberitahuan penyampaian pendapat di muka umum (aksi damai). Surat bernomor 022/AD-PSHT/VII/2026 itu dikeluarkan oleh komunitas Arush Bawah PSHT Jatim.

Surat tersebut berisi pemberitahuan untuk Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan, terkait aksi damai pada Jumat, 31 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di dua lokasi: markas debt collector (DC) Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, dan Mapolrestabes Surabaya. 

Aksi damai menolak kekerasan dan mendesak penegakan hukum. Arush Bawah PSHT Jatim meminta aparat untuk segera menangkap dan mengadili oknum debt collector (DC), atas penganiayaan dan pembacokan terhadap Feri (25) dan didik (28), dua petugas valet parkir tempat hiburan Ambyar. 

Berita Terbaru

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Transfer Pricing, Bukti Korporasi Tak Kebal Hukum

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Transfer Pricing, Bukti Korporasi Tak Kebal Hukum

Senin, 14 Sep 2026 12:33 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:33 WIB

Kejaksaan Agung terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi terkait manipulasi perpajakan dan transfer pricing PT Toba Pulp Lestari (TPL).…

Ketua PDM Lamongan Dukung Gerakan JATAM, RUBUHA Jadi Ikhtiar Lindungi Petani

Ketua PDM Lamongan Dukung Gerakan JATAM, RUBUHA Jadi Ikhtiar Lindungi Petani

Senin, 14 Sep 2026 11:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 11:52 WIB

LAMONGAN – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lamongan menggelar Pelatihan Pengendalian Hama Tikus yang dirangkai dengan peletakan batu pertama Rumah Burung H…

Nasib Gajah di Kebun Binatang Bukit Tinggi

Nasib Gajah di Kebun Binatang Bukit Tinggi

Senin, 14 Sep 2026 07:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:30 WIB

Oleh: Singky Soewadji Pernah ke Kebun Binatang Kinantan di Bukittinggi? Pasti juga lihat 2 individu gajah di sana. Tapi sadar nggak kalau kedua gajah ini…

Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Agenda Politik Internasional dan Temui Pemuda UMNO di Malaysia

Dua Kader AMPG Jatim Ikuti Agenda Politik Internasional dan Temui Pemuda UMNO di Malaysia

Minggu, 13 Sep 2026 13:02 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:02 WIB

Dua kader terbaik AMPG Jatim belajar komunikasi politik dan jejaring internasional bersama Pemuda UMNO di Malaysia.…

Dalami Dugaan Pidana dan Penyebab Kebakaran Bromo, Kemenhut Terjunkan Tim Ahli

Dalami Dugaan Pidana dan Penyebab Kebakaran Bromo, Kemenhut Terjunkan Tim Ahli

Minggu, 13 Sep 2026 11:55 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 11:55 WIB

PROBOLINGGO - Penanganan kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melibatkan tim ahli karhutla dan akademisi guna menelusuri penyebab utama…

Wali Kota Eri Ubah Pendekatan Bantuan Rutilahu, Kondisi Warga Tak Cukup Dinilai dari Desil

Wali Kota Eri Ubah Pendekatan Bantuan Rutilahu, Kondisi Warga Tak Cukup Dinilai dari Desil

Minggu, 13 Sep 2026 11:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 11:50 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan pemberian bantuan seperti renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) tidak semata-mata berpatokan pada…