Pembekalan Paskibraka DIY 2026, Genmuda ISRI Tekankan Makna Filosofis Bendera Merah Putih

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketum DPN Gen Muda Gen Muda ISRI , Diasma Sandi Swandaru saat memberikan pembekalan materi Sesi Kelas (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945) pada Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibra
Ketum DPN Gen Muda Gen Muda ISRI , Diasma Sandi Swandaru saat memberikan pembekalan materi Sesi Kelas (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945) pada Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibra

i

YOGYAKARTA – Ketua Umum Generasi Muda Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (Genmuda ISRI), Diasma Sandi Swandaru, mengajak anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memahami bahwa Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, melainkan representasi sejarah, pengorbanan, serta cita-cita bangsa Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Diasma saat memberikan materi tentang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka DIY Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY itu berlangsung di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan, Depok, Sleman, Selasa (5/8/2026).

Dalam pemaparannya, Diasma menjelaskan bahwa sejarah Merah Putih telah hadir jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 maupun Sumpah Pemuda 1928. Menurutnya, warna merah dan putih telah menjadi bagian dari identitas Nusantara sejak masa Kerajaan Majapahit dan kemudian ditetapkan sebagai bendera kebangsaan oleh para pendiri bangsa.

"Merah Putih telah menjadi simbol kerajaan pada masa Majapahit. Warna merah dan putih juga muncul dalam sejumlah naskah kuno hingga akhirnya dikristalisasi sebagai bendera kebangsaan Indonesia oleh para pendiri bangsa," ujarnya.

Diasma yang juga merupakan Peneliti Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM) menambahkan, nilai Merah Putih turut tercermin dalam berbagai tradisi masyarakat. Salah satunya melalui sajian jenang merah dan jenang putih yang kerap digunakan dalam upacara adat sebagai simbol keseimbangan, kehidupan, dan kesucian.

Karena itu, ia mengingatkan para calon Paskibraka agar memandang bendera yang akan dikibarkan sebagai simbol pemersatu bangsa yang menghubungkan generasi saat ini dengan perjalanan panjang sejarah Indonesia.

"Merah Putih yang kalian bawa bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Di setiap lipatannya tersimpan memori kolektif bangsa, di setiap jahitannya terdapat pengorbanan para pendahulu, dan di setiap kibarannya hidup doa serta cita-cita seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Diasma juga menyoroti tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia pada masa kini. Menurutnya, jika generasi terdahulu berjuang melawan kolonialisme, generasi sekarang menghadapi tantangan berupa korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, disinformasi, hoaks, intoleransi, penyalahgunaan narkotika, menguatnya individualisme, politik identitas, hingga krisis moral dan keteladanan.

Ia menegaskan bahwa mengibarkan Merah Putih tidak hanya bermakna menjalankan prosesi upacara, tetapi juga menjadi simbol menjaga martabat dan harapan bangsa.

"Mengibarkan Merah Putih bukan sekadar menaikkan selembar kain ke puncak tiang. Mengibarkan Merah Putih berarti mengangkat harkat bangsa, martabat bangsa, dan cita-cita Indonesia," tegasnya.

Menutup pembekalannya, Diasma berpesan agar para anggota Paskibraka memaknai tugas mereka sebagai amanah yang tidak berhenti setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan selesai.

"Ketika kalian menarik tali bendera, yang sedang naik bukan hanya selembar kain Merah Putih, tetapi juga harga diri bangsa Indonesia. Setelah upacara selesai, justru saat itulah tugas sebagai warga negara yang bertanggung jawab dimulai," ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi sesi dialog interaktif. Salah seorang peserta dari SMA Negeri 5 Yogyakarta mengangkat keteladanan Ratu Shima dalam menegakkan keadilan sebagai inspirasi kepemimpinan masa kini. Sementara peserta dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara menyoroti korupsi sebagai ancaman serius bagi masa depan bangsa dan pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak usia muda.

Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka DIY Tahun 2026 diikuti 38 pelajar kelas XI SMA yang berasal dari Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta. Selama 20 hari, para peserta menjalani pelatihan fisik, pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol DIY berharap anggota Paskibraka tidak hanya memiliki kemampuan teknis sebagai pengibar bendera, tetapi juga memahami nilai sejarah, filosofi, dan semangat kebangsaan yang terkandung dalam Bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan Indonesia.

Berita Terbaru

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

POLDA SULBAR – Menanggapi musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Mamuju, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar bergerak c…

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …