KPK Terima Aduan PCNU Sekadau soal Dugaan Politik Uang Muktamar NU

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK
KPK

i

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengaduan masyarakat dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau. Pengaduan itu terkait dugaan politik uang dalam proses pengondisian dukungan pada Muktamar NU.

Pengaduan tersebut disampaikan langsung PCNU Sekadau ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 7 Oktober 2026. Dalam laporannya, mereka menyerahkan sejumlah dokumen dan barang bukti, termasuk uang tunai yang sebelumnya diterima dan kemudian dikembalikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, setiap pengaduan masyarakat yang diterima KPK akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku. "Kami pastikan setiap laporan yang masuk, pasti dilakukan tindak lanjut oleh tim di direktorat terkait melalui proses telaah, analisis," kata Budi kepada awak media, Rabu 7 Oktober 2026, seperti dilansir RRI.

Menurut Budi, langkah KPK terhadap laporan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil telaah dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). "Bergantung pada materi laporan tersebut, dan juga proses pulbaket yang dilakukan oleh tim KPK," ujarnya.

Budi mengatakan, KPK akan melihat pendekatan yang paling relevan terhadap laporan tersebut. Termasuk kemungkinan penindakan apabila ditemukan dugaan tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, PCNU Sekadau melaporkan dugaan praktik politik uang ke KPK. Politik uang itu terkait proses pengondisian dukungan pemilihan Rais Aam pada Muktamar NU.

Ketua PCNU Sekadau Bagus Fitrianto bersama Katib Syuriah PCNU Sekadau menyerahkan laporan melalui bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK. Bagus mengatakan uang yang sebelumnya diterima telah dikembalikan sekaligus diserahkan kepada KPK sebagai bagian dari laporan.

“Kami menyerahkan seluruh bukti dan mengembalikan dana yang pernah kami terima. Ini bukan kasus tunggal, setidaknya ada sekitar 27 PC lyang siap melakukan langkah serupa untuk mengembalikan uang,” kata Bagus digedung Merah Putih KPK, Rabu 7 Oktober 2026.

Menurut Bagus, dugaan pemberian tersebut berkaitan dengan upaya mengondisikan dukungan dalam proses pemilihan Rais Aam pada Muktamar NU. Bagus meminta KPK menelusuri dugaan aliran dana serta pihak-pihak yang berkaitan dengan pemberian tersebut.

PCNU Sekadau kemudian memilih mengembalikan uang tersebut dan melaporkannya kepada KPK. Mereka berharap lembaga antirasuah dapat menelaah dugaan aliran dana dan pihak-pihak yang terkait dengan laporan tersebut. (RRI)

Tag :

Berita Terbaru

Eks Jampidsus Febrie Didakwa Pemerasan Rp55 Miliar dan TPPU Rp350 Miliar

Eks Jampidsus Febrie Didakwa Pemerasan Rp55 Miliar dan TPPU Rp350 Miliar

Kamis, 08 Okt 2026 13:04 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 13:04 WIB

JAKARTA - Sidang perdana kasus dugaan korupsi, pemerasan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana…

Dishub Surabaya Gerak Cepat Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Sanksi SP-2 Dijatuhkan

Dishub Surabaya Gerak Cepat Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Sanksi SP-2 Dijatuhkan

Kamis, 08 Okt 2026 13:00 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 13:00 WIB

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan salah satu…

Warga Gundih Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi, Minta PIP dan Beasiswa Pemuda Tangguh

Warga Gundih Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi, Minta PIP dan Beasiswa Pemuda Tangguh

Kamis, 08 Okt 2026 09:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 09:27 WIB

SURABAYA – Persoalan data desil kembali menjadi keluhan warga dalam kegiatan reses anggota Komisi A DPRD Surabaya, H Tri Didik Adiono alias Didik Beldex, di k…

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Surabaya - Layar handphone (HP) boleh semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, jangan sampai kemajuan teknologi membuat generasi muda lupa dengan…

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai RW 6 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya pada Rabu …

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

SURABAYA - Bantuan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimanfaatkan anak-anak muda di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk …