Lagi, 2 Warga Luar Sidoarjo Reaktif saat Tes Antigen di Pos Penyekatan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapid antigen di pos penyekatan Krian, Sidoarjo saat ditemukan dua orang reaktif.
Rapid antigen di pos penyekatan Krian, Sidoarjo saat ditemukan dua orang reaktif.

i

BACASAJA.ID - Penduduk luar Sidoarjo yang akan masuk ke wilayah kota udang ini masih harus wajib menjalani rapid antigen di pos penyekatan. Kali ini ada dua orang warga yang saat diperiksa hasilnya reaktif.

Sebagai informasi, sejak pukul 08.00-11.30 WIB, jumlah pengguna jalan yang di rapid antigen sebanyak 122 orang. Dua warga Gresik dan warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah dinyatakan reaktif.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan bahwa dua warga yang reaktif tadi langsung di bawa menuju tempat isolasi mandiri yang sudah disediakan yakni di Hotel Delta Sinar Mayang.

"Di ruang isolasi hotel Delta Sinar Mayang sifatnya hanya sementara atau transit, selanjutnya akan kita serahkan ke Dinas kesehatan daerah masing-masing," kata Mukhlason.

Penyekatan ini, lanjut Mukhlason bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui operasi yustisi, penerapan jam malam, dan memantau kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan orang, diharapkan masyarakat bisa patuh terhadap protokol kesehatan.

"Pada hari ini penyekatanya lebih ketat karena momennya tepat, momen orang-orang berakhir pekan. Akses bypass Krian ini adalah jalan utama menuju beberapa kota, antara lain Malang, Pasuruan, Mojokerto, Jombang "kata dia.

Sementara itu, Kadinkes Sidoarjo dr Syaf Satriawaran mengatakan dengan adanya program penyekatan di Kabupaten Sidoarjo ini, grafik yang terpapar Covid-19 diharapkan bisa segera menurun.

"Selama dua hari, penyekatan di Kabupaten Sidoarjo, jumlah yang reaktif sementara ada 8 orang, di pos penyekatan Porong 3 orang, di pos Waru 1 orang, di Krian ada 4 orang," paparnya.

Di sisi lain, salah satu warga asal Gresik bernama Rendy mengaku kaget saat diberhentikan petugas di lokasi, di kira razia perlengkapan surat kendaraan bermotor. Namun, setelah diminta KTP-nya oleh petugas dia dijelaskan untuk menjalani rapid antigen.

"Alhamdulillah hasilnya negatif, saya sangat mendukung kegiatan ini, saya rasa ini sangat penting untuk mencegah penularan, hubungannya dengan ekonomi, kalau pandemi berakhir, ekonomi pulih aktivitas normal seperti sedia kala,"ujarnya. (ads/rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…