Dua Kecamatan di Sidoarjo Akan Menerapkan PPKM Skala Mikro

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat pertemuan di Forkopimda Sidoarjo membahas PPKM Skala Mikro di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. | (Istimewa)
Rapat pertemuan di Forkopimda Sidoarjo membahas PPKM Skala Mikro di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. | (Istimewa)

i

BACASAJA.ID - Kabupaten Sidoarjo berencana menerapkan PPKM Skala Mikro di dua kecamatan yaitu Kecamatan Kota Sidoarjo dan Kecamatan Waru. Hal ini adalah arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memerintahkan untuk melakukan PPKM di level desa kelurahan.

Pasalnya selama Jilid I-II masih belum menunjukkan angka penurunan yang signifikan. Bahkan kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai angka 1 juta.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada satu RT dengan jumlah positif mencapai 5 orang. Wilayah kecamatan Sidoarjo (zona orange) kasus tertinggi. Di Desa Suko warga yang terpapar paling banyak di dua blok dengan pasien positif 6 orang. Jumlah total di desa ada 11.

BACA JUGA: Di Sidoarjo, dr Tirta: Kembalikan Kebijakan Melawan Covid ke Daerah

Kemudian di desa Bluru kidul yaitu perumahan Bluru permai, jumlah pasien positif ada 12 orang positif. 10 diantaranya ada di perum Bluru permai.

Wilayah kecamatan waru (zona orange) desa pepelegi ada di perumahan Jatisari. Jumlah pasien positif ada 18 orang positif terdapat 10 orang ada di perum Jatisari Permai.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat untuk menentukan sasarannya. Dua kecamatan tersebut nantinya yang akan melaksanakan PPKM skala mikro.

"Saya tadi rapat dengan Forkopimda untuk menentukan sasarannya. Setelah itu saya minta cocokkan dengan Dinkes dan Puskesmas, sudah clear. Di dua kecamatan itu nanti yang melakukan PPKM mikro tingkat RT RW," ujar Hudiyono, Senin (8/2/2021).

BACA JUGA: Jatim Siapkan Kampung Tangguh, Embrio PPKM Mikro

Dalam penerapannya nanti, dua kecamatan itu akan mendapatkan bantuan pendanaan dari Forkopimda. Selainitu dana bantuan desa akan digunakan untuk melalukan tracing, testing dan treatmen (3T).

"Dari sisi pendanaan ada dari forkopimda. Bisa menggunakan dana bantuan desa, kelurahannya sempat meminta regulasi yang jelas supaya bisa menggunakan dana desa nantinya," kata Cak Hud sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Syaf Satriawaran mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan breakdown mengenai angka pasti pasien dan penularan di tingkat RT RW.

"Angka pastinya belum ada. Kalau berdasarkan perhitungan kita gak nemu yang masuk zona oranye. Lainnya hanya di zona kuning, jadi nanti ya melakukan surveilans aktif. Pemeriksaan rapid. Kita lebih banyak 3T," katanya.

BACA JUGA: PPKM Jilid II di Sidoarjo, Pelanggar Prokes Turun Hampir 100 Persen

Nantinya, setelah mengetahui jumlah pasti angka penularan dan pasien di dua kecamatan tersebut maka proses PPKM Mikro bisa dijalankan di tingkat

"Jadi nanti setelah ditetapkan dua kecamatan, turun ke RT RW untuk melakukan di tracing. Kita kerjakan dulu RT RW nya. SK PPKM merujuk harus mendapatkan perlakuan khusus di dua kecamatan itu RT RW mana saja yang akan menjalankannya," jelasnya. (ads/rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…