Tak Hanya Tipu-tipu CPNS, ASN Tulungagung Juga Tipu Sertifikat Tanah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelaku penipuan CPNS saat di gelandang di Mapolres Tulungagung.
Para pelaku penipuan CPNS saat di gelandang di Mapolres Tulungagung.

i

BACASAJA.ID - Oknum ASN (aparatur sipil negara) Tulungagung yang terjerat kasus penipuan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), berinisial EK agaknya bakal mendekam lebih lama di penjara. Pasalnya, selain dilaporkan melakukan penipuan CPNS, ASN di Kecamatan Kauman ini juga dilaporkan telah melakukan penipuan sertifikat tanah.
 
Dalam menjalankan aksinya, modus nya adalah, EK mengaku bisa memproses balik nama sertifikat dengan biaya tertentu.
 
Kapolres Tulungagung melalui Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setiantono ungkapkan kebenaran adanya laporan tersebut. Dalam melakukan aksinya, EK mendatangi korbanya dan mengaku bisa membantu pengurusan balik nama sertifikat dengan cepat dan mudah di BPN (Badan Pertanahan Nasional).
 
Untuk jasa pengurusan itu, EK meminta sejumlah uang dengan dalih untuk mempermudah proses balik nama. Korban yang tergiur dengan tawaran dan penampilan menjanjikan pelaku, mengiyakan permintaan pelaku.
 
"Setelah uang diberikan, para korban menunggu sampai satu tahun. Namun urusan sertifikat tanah tak kunjung selesai," terangnya.
 
Korban lalu menanyakan proses pengurusan sertifikat yang tidak ada kemajuan sama sekali pada EK. Merasa ada yang tidak beres, korban akhirnya meminta kembali uang dan sertifikat kepada EK.
 
"Namun yang dikembalikan hanya sertifikat tanah saja. Sedangkan uangnya tidak. Atas kerugian itu, korban melaporkan ke kita," terangnya.
 
Dalam kasus ini ada 2 orang yang sudah melapor sebagai korban penipuan EK.
Keduanya mengaku dirugikan atas modus pengurusan sertifikat tanah.
 
Bahkan, informasi awal yang ia terima sertifikat tanah mereka yang dibawa EK belum dikembalikan.
 
"Untuk yang dua ini masih sebatas koordinasi. Belum laporan. Tapi mereka mengaku korban EK," jelasnya.
 
Yudo melanjutkan akan menyelidiki kasus ini setelah korban melakukan pelaporan resmi.
 
Saat ini pihaknya tengah menyiapkan berkas-berkas EK dalam kasus penipuan CPNS. Kasus ini rencananya akan digabung dengan kasus penipuan.
 
Namun pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan JPU (jaksa penuntut umum).
 
"Untuk pasal yang menjeratnya, 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," Tandasnya. (Noyo/J2)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…