Diduga Ada Belasan Oknum Polisi Surabaya Terlibat Jaringan Narkoba

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pengedar dan bandar narkoba yang diduga menyuap sejumlah oknum polisi di jajaran Polrestabes Surabaya.
Para pengedar dan bandar narkoba yang diduga menyuap sejumlah oknum polisi di jajaran Polrestabes Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Oknum Polisi di Surabaya yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika saat ini masih didalami oleh tim dari Bid Propam Polda Jatim dan Div Propam Mabes Polri di Mapolda Jatim, Rabu (10/3/2021).

Pernyataan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

"Ini masih dilakukan pendalaman penyidikan dan penyelidikan, terkait masalah adanya dugaan beberapa oknum dari Polda Jatim dan jajaran yang terlibat dalam peredaran narkoba," tuturnya, Rabu (10/3/2021).

Sementara terdapat sumber yang menyebut jika ada belasan oknum polisi yang terlibat dari peredaran narkoba. Terkait hal ini, Kombes Gatot enggan memaparkan detail berapa jumlah yang saat ini masih diperiksa oleh pihaknya.

"Untuk masalah anggota yang terlibat, ini masih didalami terus oleh tim yang sampai saat ini melakukan pemeriksaan. Yang jelas ini terkait penyalahgunaan wewenang," pungkasnya.

Sekadar diketahui, dua oknum polisi dari Polsek Simokerto dan satu dari Polsek Bubutan menerima upeti dari bandar narkoba bernama Ali Usman yang telah diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Sementara terkait setoran upeti itu mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta dibenarkan oleh Gatot.

“Ada beberapa masih dilakukan pemeriksaan,” sebutnya, Selasa kemarin. (ads/rg4)

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…