Polda Jatim kapan, nih?

Tak hanya Polda Metro Jaya, Polda Jabar pun Larang Pengawalan Moge

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi polisi mengawal rombongan moge.
Ilustrasi polisi mengawal rombongan moge.

i

BACASAJA.ID - Ditlantas Polda Metro Jaya diketahui menerbitkan larangan pengawalan untuk rombongan mobil mewah, sepeda motor gede (moge), dan pesepeda. Alasannya, polisi mempertimbangkan aspek sosial dengan tidak berpihak pada komunitas tertentu.

Rupanya, tidak hanya Polda Metro Jaya saja yang punya niat itu. Polda Jawa Barat pun punya niat yang sama. Bahkan, niat itu menuai dukungan dari Dinas Perhubungan Jabar.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Hery Antasari mengatakan, larangan mengawal moge akan menjadikan lalu lintas lebih tertib dan meminimalisir arogansi di jalan.

“Kita dari Dinas Perhubungan sangat mendukung karena agar lebih tertib lalu tidak ada arogansi juga semua kelompok masyarakat apapun dari kelompok sosial dan ekonomi manapun semua seragam di mata hukum di jalan raya,” katanya, Jumat (26/3/2021).

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri berpendapat, polisi pada hakikatnya memang tidak diperkenankan untuk memberi pengawalan terhadap kendaraan-kendaraan tersebut.

Lantaran itu, Polda Jabar pun berniat melarang pengawalan terhadap komunitas moge dan mobil mewah sebagaimana yang telah diterapkan di Polda Metro Jaya.

"Adapun aturan itu diketahui diterapkan agar polisi bekerja secara independen," ungkap Kapolda Dofiri.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menerangkan, pelarangan mengawal moge, mobwah dan pesepeda telah mempertimbangkan aspek sosial masyarakat Jakarta.

Menurut Kombes Sambodo, memberi pengawalan kepada mobwah, moge dan pesepeda menuai protes oleh masyarakat yang berujung pada antipati dan kecemburuan sosial.

"Kami harus berpihak kepada masyarakat di mana-mana pengawalan-pengawalaan yang dilakukan oleh kepolisian terhadap kelompok-kelompok tertentu itu kemudian menimbulkan kecemburuan sosial," ujar dia. (dns/nmd)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …