Kirab Apem Formasi 1-4-4-2 di Grahadi, Wagub Emil: Jemput Kemenangan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak menyerahkan unduhan dari gunungan apem dalam tradisi megengan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto : Kominfo Jatim)
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak menyerahkan unduhan dari gunungan apem dalam tradisi megengan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto : Kominfo Jatim)

i

BACASAJA.ID - Megengan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tak hanya dilakukan masyarakat. Pemprov Jatim pun ikut melestarikan budaya ini.

Menariknya, megengan yang digelar di Gedung Negara Grahadi ini dengan kirab apem menggunakan formasi 1-4-4-2 sesuai tahun hijriyah.

Kirab dilakukan gabungan ASN bersama TNI dan Polri sebanyak 11 orang. Acara pembuka dalam perayaan megengan itu disaksikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mewakili Gubernur Khofifah yang masih menangani pasca bencana gempa bumi di wilayah Lumajang.

"Tadi kita menyaksikan kirab apem yang membentuk formasi 1-4-4-2. Jumlahnya pas ini 11 seperti tim sepak bola. Satu kiper, penyerang dua, beck nya empat, tengahnya empat. Insyaallah ini formasi menang untuk menjemput hari kemenangan pada Idul Fitri nanti dan semoga menuju selesainya pandemi dalam waktu yang tidak lama lagi," kata Emil, Minggu (11/4/2021) malam.

Emil menjelaskan, megengan adalah hasil dari akulturasi budaya lokal dan budaya Islam yang masih terjaga sampai sekarang.

"Salah satu Wali Songo yang menggunakan pendekatan budaya lokal sebagai media dakwah adalah Sunan Kalijogo. Beliau yang mengenalkan tradisi megengan sebagai ritual mapak atau menjemput awal bulan puasa dengan memperbanyak sedekah dan saling memberi," ungkap Emil dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim.

Ia berharap tradisi megengan menjadi sebuah motivasi membangun solidaritas, keikhlasan, kebersamaan, serta memperkuat iman dan taqwa.

"Mari kita jadikan sedekah sebagai sarana saling membantu karena ada yang kurang beruntung dalam situasi pandemi. PHK, penurunan daya beli, Insyaallah bisa kita hadapi dan kurangi dengan zakat infaq dan shodaqoh," jelasnya.

Wagub menambahkan, dalam tradisi megengan juga dilakukan ziarah kubur. Artinya, kata dia, bulan puasa juga mengingatkan akan kematian. "Bagaimana kita berlomba-lomba untuk bisa menabung pahala sebagai investasi akhirat. Kita berpuasa untuk menahan nafsu makan dan lainnya dalam kehidupan sehari-hari yang dikendalikan agar tidak terjerumus dalam kenistaan," tuturnya.

Ia juga menegaskan jika Ramadhan kali ini sama dengan tahun lalu, yakni masih di masa pandemi. "Tapi Alhamdulillah tahun ini kita masih bisa tarawih karena sudah ada protokol kesehatan uang bisa diterapkan. Masker, sanitizer dan lainnya sudah lebih tersedia hari ini. Maka dengan tetap mengindahkan bahkan mematuhi setinggi-tingginya protokol kesehatan, Insyaallah kita bisa meningkatkan ibadah kita di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah kali ini," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Farewell and Welcome Parade Polda Sulbar, Estafet Komando dari Adi Deriyan ke Totok Suharyanto

Farewell and Welcome Parade Polda Sulbar, Estafet Komando dari Adi Deriyan ke Totok Suharyanto

Jumat, 09 Okt 2026 11:34 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:34 WIB

POLDA SULBAR - Farewell and Welcome Parade Kapolda Sulbar, menandai serah terima estafet kepemimpinan dari Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kepada Irjen Pol …

Muhaimin Siap Kawal Aspirasi Warga Sidosermo soal PTSL dan Infrastruktur

Muhaimin Siap Kawal Aspirasi Warga Sidosermo soal PTSL dan Infrastruktur

Jumat, 09 Okt 2026 07:30 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhaimin, menggelar kegiatan reses di Sidosermo 2E, RW 04, Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. K…

Tradisi Penyambutan Kapolda Sulbar Perkuat Kebersamaan dan Semangat Melayani Masyarakat

Tradisi Penyambutan Kapolda Sulbar Perkuat Kebersamaan dan Semangat Melayani Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 07:24 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 07:24 WIB

POLDA SULBAR — Rangkaian tradisi penyambutan dan welcome farewell Kapolda Sulawesi Barat menjadi momentum mempererat kebersamaan keluarga besar Polda Sulbar s…

Disambut Hangat di Bumi Malaqbi, Irjen Pol Totok Suharyanto Awali Kepemimpinan dengan Semangat Kebersamaan

Disambut Hangat di Bumi Malaqbi, Irjen Pol Totok Suharyanto Awali Kepemimpinan dengan Semangat Kebersamaan

Kamis, 08 Okt 2026 17:24 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 17:24 WIB

POLDA SULBAR - Kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai kedatangan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Totok Suharyanto, di Bandara Tampa Padang, Mamuju,…

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk 3 Pejabat PT Virgo Karya Shipping

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk 3 Pejabat PT Virgo Karya Shipping

Kamis, 08 Okt 2026 15:20 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:20 WIB

JAKARTA-  Polri terus melakukan penyidikan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada 13 September 2026. Dalam perkembangan terbaru, penyidik …

Eks Jampidsus Febrie Didakwa Pemerasan Rp55 Miliar dan TPPU Rp350 Miliar

Eks Jampidsus Febrie Didakwa Pemerasan Rp55 Miliar dan TPPU Rp350 Miliar

Kamis, 08 Okt 2026 13:04 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 13:04 WIB

JAKARTA - Sidang perdana kasus dugaan korupsi, pemerasan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana…