Mengagetkan! Pejabat China Akui Kemanjuran Vaksin Sinovac Rendah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksin Sinovac buatan China
Vaksin Sinovac buatan China

i

BACASAJA.ID – Kabar mengejutkan datang pejabat China terkait vaksin Covid-19 buatannya. Pejabat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Tiongkok itu menyebut vaksin virus corona buatan negaranya memiliki tingkat kemanjuran yang rendah. Padahal, Indonesia juga menggunakan vaksin Sinovac buatan China.

China tengah mengambil langkah untuk mengoptimalkan vaksin, termasuk mengubah dosis dan jarak pemberiannya. Seperti mempertimbangkan untuk mencampurkan vaksin yang ada di China dengan vaksin lain berbasis mRNA.

"Vaksin China tidak memiliki perlindungan yang sangat tinggi," kata Direktur Pusat Pengendalian Penyakit China, Gao Fu pada konferensi pers yang dilakukan Sabtu (10/4/2021) di Chengdu. Ini adalah pengakuan yang jarang terjadi terkait kelemahan vaksin yang diproduksi suatu negara.

Dilansir AP News, Senin (12/4/2021), China telah mendistribusikan ratusan juta dosis vaksinnya ke luar negeri. Gao juga mempertanyakan keefektifan vaksin buatan Pfizer-BioNTech yang dibuat menggunakan mRNA. "Sekarang kami mempertimbangkan, apakah harus menggunakan vaksin yang berbeda (mencampurkan vaksin) dari jalur teknis untuk imunisasi," kata Gao.

Tingkat efektivitas vaksin virus corona dari Sinovac, pengembang Tiongkok, dalam mencegah infeksi gejala telah ditemukan serendah 50,4% oleh para peneliti di Brasil. Sebagai perbandingan, vaksin yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech terbukti efektif 97%. Di Indonesia, hasil efikasi vaksin Sinovac sebesar 64 persen dan Turki menyebut vaksin COVID-19 buatan Sinovac manjur 83 persen.

Sementara untuk Sinopharm, belum ada data efikasi yang rinci yang mereka rilis. Namun dua unit vaksin yang dikembangkan Sinopharm masing-masing memiliki tingkat kemanjuran 79,4 persen dan 72,5 persen berdasarkan hasil sementara.

Beijing belum menyetujui vaksin asing untuk digunakan di Tiongkok, tempat virus corona muncul pada akhir 2019.

Gao tidak memberikan rincian kemungkinan perubahan dalam strategi tetapi menyebutkan mRNA, teknik eksperimental sebelumnya yang digunakan oleh beberapa pengembang vaksin Barat, sementara pembuat obat Tiongkok menggunakan teknologi tradisional.

“Setiap orang harus mempertimbangkan manfaat vaksin mRNA bagi umat manusia. Kita harus mengikutinya dengan hati-hati dan tidak mengabaikannya hanya karena kita sudah memiliki beberapa jenis vaksin,” kata Gao.

Gao sebelumnya mengajukan pertanyaan tentang keamanan vaksin mRNA. Dia dikutip oleh kantor berita resmi Xinhua yang melaporkan pada bulan Desember dia tidak dapat mengesampingkan efek samping negatif karena digunakan untuk pertama kalinya pada orang sehat.

Media pemerintah Tiongkok dan blog kesehatan dan sains populer juga mempertanyakan keamanan dan efektivitas vaksin Pfizer-BioNTech, yang menggunakan mRNA.

Pada 2 April, menurut Gao, sekitar 34 juta orang telah menerima dua dosis yang dibutuhkan oleh vaksin Tiongkok dan sekitar 65 juta menerima satu.

Para ahli mengatakan mencampurkan vaksin, atau imunisasi berurutan, dapat meningkatkan tingkat keefektifan. Percobaan di seluruh dunia sedang melihat pencampuran vaksin atau memberikan suntikan penguat setelah jangka waktu yang lebih lama.

Para peneliti di Inggris sedang mempelajari kemungkinan kombinasi vaksin Pfizer-BioNTech dan Astrazeneca.

Menanggapi hal itu, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan vaksin Sinovac masih efektif untuk mencegah penularan. "Vaksin Sinovac yang saat ini kita gunakan masih cukup efektif untuk menekan laju penularan. Dari uji klinis di Unpad pun angka pembentukan antibodi yang muncul selama uji klinis tahap 3 yakni 95-99 persen artinya sudah sangat baik," kata dr Siti Nadia Tarmizi dalam konpers Kementerian Kesehatan RI, Senin (12/4/2021).

Dalam uji klinis tahap 3 yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat, hasil efikasi vaksin Corona Sinovac sebesar 65,3 persen. Vaksin Sinovac juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi kita tunggu saja kelanjutannya. Sementara kita jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan proteksi dengan tidak mendapatkan vaksin yang saat ini kita miliki," ujarnya. (int/rl/bsi)

 

Berita Terbaru

Wali Kota Eri Cahyadi Perintahkan Inspektorat Periksa Lurah Diduga Pungli Jabatan ASN

Wali Kota Eri Cahyadi Perintahkan Inspektorat Periksa Lurah Diduga Pungli Jabatan ASN

Minggu, 04 Okt 2026 18:48 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 18:48 WIB

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bertindak keras atas perilaku Lurah yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli). Orang nomor satu di Pemkot…

KPK Terus Dalami Dugaan Gratifikasi dan TPPU di Pemkot Madiun

KPK Terus Dalami Dugaan Gratifikasi dan TPPU di Pemkot Madiun

Minggu, 04 Okt 2026 18:45 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 18:45 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan gratifikasi dan TPPU di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Penyidik masih…

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Minggu, 04 Okt 2026 18:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 18:27 WIB

JAKARTA – Polri melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang mendapat penugasan baru …

Patroli Malam Polantas Polda Sulbar Pastikan Jalan Aman, Warga Tenang

Patroli Malam Polantas Polda Sulbar Pastikan Jalan Aman, Warga Tenang

Minggu, 04 Okt 2026 11:00 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:00 WIB

POLDA SULBAR- Malam yang tenang di Kota Mamuju tak pernah sepi dari kehadiran rompi hijau menyala khas Polantas. Hal ini membuktikan komitmen Polantas dalam…

Pastikan Keamanan! PB XIV Turun Tengah Malam, Cek Tenda Jemaah Haul Al-Habib Ali di Alun-Alun Utara Solo

Pastikan Keamanan! PB XIV Turun Tengah Malam, Cek Tenda Jemaah Haul Al-Habib Ali di Alun-Alun Utara Solo

Minggu, 04 Okt 2026 08:11 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 08:11 WIB

PB XIV cek langsung tenda jemaah Haul Al-Habib Ali di Solo, pastikan merka aman dan Nyaman…

Daftar Lengkap Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Dirotasi Kapolri Jenderal Suyudi

Daftar Lengkap Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Dirotasi Kapolri Jenderal Suyudi

Minggu, 04 Okt 2026 06:37 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 06:37 WIB

JAKARTA– Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi merombak jajaran pimpinan dan pejabat utama di lingkungan Polda Metro Jaya. Mutasi besar-besaran ini t…