Benda Cagar Budaya Museum Wajakensis Tulungagung Memprihatinkan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengelola Museum Daerah Tulungagung, Hariyadi saat menunjukkan salah satu benda cagar budaya. (Foto: lion)
Pengelola Museum Daerah Tulungagung, Hariyadi saat menunjukkan salah satu benda cagar budaya. (Foto: lion)

i

BACASAJA.ID - Museum Wajakensis atau Museum Daerah Tulungagung di Kabupaten Tulungagung, saat ini mengalami kelebihan kapasitas (overload) sehingga sejumlah koleksi budaya harus ditaruh di luar ruangan.

"Struktur bangunan museum memang tidak mencukupi untuk menampung semua koleksi yang ada," kata pengelola Museum Daerah Tulungagung, Hariyadi, Selasa (23/11/20).

Dia mengatakan, struktur bangunan/gedung museum hanya berukuran 8 x 15 meter. Idealnya, kata dia, kapasitas tampung museum tidak lebih dari 200 koleksi dengan berbagai ukuran yang ada.

"Kenyataannya saat ini koleksi museum mencapai 269 dari sebelumnya 245," kata Hariyadi.

Jumlah koleksi tersebut, menurut Hariyadi, terdiri atas 140 koleksi etnografi, seperti mainan anak-anak, alat pertanian dan perikanan zaman sejarah/kuno serta 129 koleksi arkeologi yang terdiri atas arca, batu candi, prasasti dan sebagainya.

"Itu termasuk dua koleksi benda arkeologi yang kami terima dari situs pulotondo di Desa Pulotondo yang diikuti penemuan kerangka manusia zaman sejarah, beberapa waktu lalu," ujarnya.

Hariyadi menuturkan pihaknya sudah mengajukan ke Dinas Budaya dan Pariwisata untuk memperhatikan kondisi ini. “Seperti yang ditempati 51 koleksi itu kondisinya tidak layak,” tutur Hariyadi.

Dari pantauan lapangan, dinding gudang berukuran 3 kali 3 meter itu terbuat dari triplek yang sudah mengelupas. Atapnya terbuat dari asbes, yang jika hujan selalu bocor.

Di Museum Daerah Tulungagung ada sekitar 269 koleksi. 129 terdiri dari koleksi arkeologi berupa patung, lapuk arca, dan peninggalan sejarah lainya.

Sisanya 140 koleksi etnografi terdiri dari benda alat-alat pertanian tempo dulu, alat perikanan tempo dulu, alat mainan, alat perkakas rumah tangga dan alat musik tradisional.

“Sekitar 70 persen sudah teregistrasi (terdata) sedang 30 persen masih belum,” ujarnya.

Untuk koleksi yang belum teregistrasi belum bisa diketahui kapan dan dimana benda itu ditemukan. Koleksi yang belum teregistrasi dulunya berada di Pendopo Tulungagung, lalu dipindahkan ke Museum Daerah pada tahun 1996.

“Saat dipindahkan ke Pendopo pada 1996 itu tidak ada data yang menyertai, dimana asal dan koleksi penemuan,” terangnya.

Tidak adanya data koleksi benda purbakala itu mempengaruhi edukasi pada masyarakat. Pasalnya saat mengamati benda purbakala, masyarakat biasanya akan menanyakan lokasi penemuan, asal penemuan, nama benda tersebut dan dari zaman benda itu dibuat (lion/las).

Tag :

Berita Terbaru

Kapolda Sulbar Bersama PJU Perkuat Fisik Lewat Tes Kesamaptaan di Stadion Manakarra

Kapolda Sulbar Bersama PJU Perkuat Fisik Lewat Tes Kesamaptaan di Stadion Manakarra

Jumat, 16 Okt 2026 10:02 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:02 WIB

POLDA SULBAR – Untuk menjaga kondisi fisik yang prima, sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Totok S…

Gerak Cepat Polantas Polda Sulbar Evakuasi Mobil Masuk Lereng Bersama Masyarakat

Gerak Cepat Polantas Polda Sulbar Evakuasi Mobil Masuk Lereng Bersama Masyarakat

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:54 WIB

POLDA SULBAR– Akibat mengantuk saat berkendara, sebuah mobil Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi DC 1102 AW mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros T…

Turnamen Bola Voli Dandim Cup 2026 Nganjuk Dimulai, 16 Tim Siap Adu Smash

Turnamen Bola Voli Dandim Cup 2026 Nganjuk Dimulai, 16 Tim Siap Adu Smash

Kamis, 15 Okt 2026 21:00 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:00 WIB

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti membuka turnamen, Kamis (15/10/2026) malam.…

Sigap Tangani Kecelakaan Truk Pengangkut Minyak Kita, Ditlantas Polda Sulbar Imbau Pengemudi Utamakan Keselamatan

Sigap Tangani Kecelakaan Truk Pengangkut Minyak Kita, Ditlantas Polda Sulbar Imbau Pengemudi Utamakan Keselamatan

Kamis, 15 Okt 2026 19:40 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 19:40 WIB

MAMUJU TENGAH – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat melalui Satuan Lalu Lintas Polres Mamuju Tengah bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang m…

Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan

Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan

Kamis, 15 Okt 2026 15:28 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:28 WIB

Polresta Mamuju - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju berhasil membongkar jaringan pencurian sepeda motor (curanmor) lintas provinsi yang meresahkan…

Doa Bersama dan Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat

Doa Bersama dan Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat

Kamis, 15 Okt 2026 14:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:19 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai wujud kepedulian mendalam terhadap kondisi iklim dan kelestarian lingkungan, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar kegiatan doa…