Tips Kuat Puasa Seharian Dimulai dari Sahur, Jangan Panaskan Makanan

Redaksi


Tips Kuat Puasa Seharian Dimulai dari Sahur, Jangan Panaskan Makanan

Ilustrasi. (freepik)

BACASAJA.ID - Bulan suci Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Demi bisa menahan lapar mulai fajar hingga waktu berbuka, kondisi tubuh haruslah prima. Oleh sebab itu, mengonsumsi makana pada saat sahur adalah penting.

Terkait hal ini, Dokter spesialis gizi klinik dari Universitas Indonesia dr. Putri Sakti tidak menyarankan makan sahur dengan menghangatkan makanan dari berbuka. Ketimbang menghangatkan makanan, sejatinya bisa menyiapkan bumbu untuk dua porsi sekaligus, sembari menyiapkan bahan masakan untuk sahur.

"Sebetulnya yang paling baik adalah jangan dipanaskan atau dihangatkan. Rekomendasi saya, bikin saja bumbunya untuk dua porsi yaitu untuk berbuka dan dan satunya lagi untuk sahur," rekomendasi dr Putri dalam webinar "Dokter Menjawab" bertema dalam "Diet dan Olahraga di Bulan Puasa", Kamis (15/4/2021).

"Contohnya membuat sop, bumbu dasarnya dibuat dobel, lantas kaldunya dibuat satu panci besar. Nanti saat sahur tinggal masukkan sayurannya saja dengan harapan kandungan dalam sayuran tidak rusak," tambahnya.

Untuk menu sahur, Putri merekomendasikan hidangan berkuah semisal sop dengan sayuran yang bervariasi atau ditambah bahan lain semisal ayam, daging atau kacang merah. Jadi, dalam satu hidangan ini juga mencakup sumber vitamin, protein hewani dan nabati.

"Saya pilih kuah-kuahan karena kita membutuhkan menambah cairan untuk seharian, di samping juga tidak ribet membuatnya. Lalu, dengan variasi sayur. Masukin juga ayam potong atau besoknya dengan daging, kacang merah. Jadi dalam satu kali masak sudah ada protein hewani, nabati dan sayur," tutur dia.

"Sayuran baiknya tidak dipanaskan lagi apalagi yang berwarna hijau, kalau nitratnya berubah bisa menjadi karsinonegenik juga. Vitamin juga banyak berkurang. Sayur tidak membutuhkan waktu lama dimasak, estimasi lima menit jangan terlalu lama. Sayur sebaiknya jangan dipanaskan, yang mau dipanaskan lauk lain saja misalnya ayam atau dagingnya," demikian pesan Putri. (tna)