Ngeriii, Satu Keluarga Keracunan Tumis Kangkung yang Dimasak Pakai Oli

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

BACASAJA.ID - Keracunan massal tak hanya terjadi di Jombang, Jawa Timur. Kejadian serupa juga terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Mirisnya, di daerah penghasil tahu ini satu keluarga menjadi korban lantaran tumis kangkung dimasak pakai oli. Satu korban ternyata ibu hamil.

Mesti kejadiannya berbeda. Namun keracunan terjadi saat mereka berbuka puasa. Lantas bagaimana bisa oli digunakan untuk memasak?

Satu keluarga berjumlah enam orang yang keracunan itu tinggal di Desa Cikareo Utara, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Peristiwa itu terjadi saat para korban menunaikan buka puasa bersama, Rabu (28/4/2021) lalu.

Salah satu korban keracunan tersebut seorang ibu hamil bernama Entin Hartini (25). Ia mengaku, dokter sudah memeriksa kandungannya dan menyatakan buah hatinya dinyatakan sehat. 

"Kata dokter kalau bayi tetap sehat, aman," kata Entin dikutip Minggu (2/5/2021) dari kompas.com. 

Entin menceritakan, usai menyantap tumis kangkung tersebut, dirinya merasa mual dan akhirnya muntah. Selain Entin, lima orang lainnya juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit, mereka adalah Dedeh Rosnita (43), Ewin Pibi (12), Deandra (14), Firla (20), dan Reniada (2).

Sementara itu, menurut Dedeh, kejadian itu berawal saat dirinya diduga salah ambil minyak untuk memasak tumis kangkung. Dirinya mengaku tak sadar jika yang diambil adalah plastik literan berisi oli.

"Salah ngambil (minyak), dikiranya minyak goreng, ternyata itu oli literan. Soalnya seminggu lalu anak saya disuruh beli oli liter, saya pikir sudah dimasukin ke motor, ternyata belum," ungkapnya.

Menurutnya, oli itu dibungkus menggunakan plastik bening dan mirip dengan minyak goreng yang biasanya dia pakai memasak. Selain itu, Dedeh mengaku, saat itu dirinya teburu-buru memasak karena dikejar waktu buka puasa. Apalagi saat itu di rumahnya lagi tidak ada minyak goreng, sehingga oli itu dikirinya minyak goreng bekas.

"Saya masak tumis kangkung jam 17.30 WIB, waktunya mau buka puasa. Jadi karena waktunya mepet banget saya tergesa-gesa," cerita Dedeh. (kom)

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…