Keracunan Masal Siswa SMKN 1 Rejotangan Tulungagung, Polisi Ambil Sampel Makanan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiyanto.
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiyanto.

i

BACASAJA.ID - Polisi mengambil sampel makanan yang diduga sebabkan puluhan siswa SMKN 1 Rejotangan alami keracunan. Sampel itu rencananya akan diuji laboratorium, untuk mengetahui penyebab keracunan puluhan siswa itu.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiyanto saat dikonfirmasi masih menunggu hasil laboratorium.

"Indikasinya dari makanan, kalau dari muntahan saya belum tahu, tapi ada beberapa catering," jelas Kapolres, Senin (11/10/21).

Disinggung apakah pihak catering dan sekolah sudah diperiksa, Kapolres jelaskan masih sebatas interview (wawancara).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat jelaskan kondisi puluhan korban sudah membaik.

Seluruhnya sudah pulang sejak Minggu (10/10/21) sore.

"Kemarin sudah pulang semua, tapi kita masih lakukan pengawasan," jelas Kasil.

Ada 26 siswa yang keracunan setelah menyantap makanan nasi kotak. Nasi kotak itu mereka konsumsi pada Jum'at (8/10/21) lalu.

Namun gejala keracunan baru nampak pada Sabtu (9/10/21) pagi, dan kian parah hingga 13 siswa harus dilarikan ke Puskesmas untuk menjalani perawatan. Rerata alami gejala mual, pusing, muntah hingga diare.

Menurut Kasil, gejala ini termasuk ringan, namun pihaknya tetap melakukan pengawasan pasca kejadian.

"Itu termasuk ringan, tapi kita akan awasi, karena dampaknya ada jangka pendek hingga panjang," papar pria ramah ini.

Pihaknya telah melakukan tracing terhadap siswa yang keracunan.
Dari tracing itu didapati kesamaan makanan yang dikonsumsi sebelum alami keracunan.

"Ternyata dari tracing yang dilakukan ada kesamaan yang dikonsumsi, ada yang bergejala ada yang tidak," bebernya.

Sebelumnya, Puluhan siswa di SMKN 1 Rejotangan mengalami keracunan massal, Sabtu (9/10/2021) sore.

Hingga Minggu (10/10/21) masih ada 13 siswa yang dirawat di Puskesmas Banjarejo, Kecamatan Rejotangan. Sedang 13 siswa menjalani perawatan di rumah masing-masing.

Para siswa ini makan nasi kotak dari katering dengan lauk mie dan telur pada Jum'at (8/10/21) lalu sekitar pukul 15.00.

Selepas pulang, beberapa siswa sudah merasakan gejala keracunan, seperti mual, muntah, diare dan pusing.

Karena Sabtu masih ada kegiatan, para siswa kembali ke sekolah. Saat menjalankan kegiatan itu, gejala keracunan kian parah, hingga belasan siswa harus dibawa ke Puskesmas Banjarejo untuk mendapat pertolongan medis. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…