Akhir Tahun, Alun-Alun Bawah Tanah Siap di Kunjungi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan alun-alun bawah tanah di Balai Kota Surabaya
Pengerjaan alun-alun bawah tanah di Balai Kota Surabaya

i

BACASAJA.ID - Progres Alun-alun bawah tanah di komplek Balai Pemuda, diperkirakan lima persen lagi rampung dikerjakan dan tinggal menunggu proses finishing pada bagian ornamen hiasan.

"Proses tinggal lima persen. Tinggal penyempurnaan detil-detil di lighting-lighting sifatnya dekoratif," kata Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRPCKTR) Surabaya, Iman Krestian.

Target keseluruhan proses pengerjaan Alun-alun bawah tanah Surabaya itu dijadwalkan rampung keseluruhan pada bulan akhir tahun.

"Sesuai kontrak akhir desember. Akhir Desember sudah selesai semua total dan diserahkan ke Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata)," terangnya.

Selain itu Iman menyebut, jika instalasi travelator juga telah dirampungkan dan tinggal menunggu pemasangan kaca selubung pada bagian atasnya basement.

Kaca selebung itu memiliki diameter yang lebih besar dan tebal. Tujuannya, yaitu untuk meningkatkan keamanan dari para pengunjung.

"Progresnya, travelator sudah selesai terpasang dan bisa dipakai tapi tinggal menunggu pemasangan kaca yang dimensi besar untuk selubung basement," jelasnya.

Iman memperkirakan jika tidak ada hambatan, maka alun-alun itu akan segera rampung sesuai dengan target yang dicanangkan.

"Selesai semua ini tinggal pembersihan-pembersihan material. Hal-hal yang minor kita detail, target harusnya akhir bulan ini," ungkapnya.

Perihal pengopresionalan area tersebut ia masih belum bisa memastikannya. Di sisi lain, pihak gugus tugas Covid-19 Kota Surabaya juga telah melakukan assessment.

"Operasionalnya masih mikir-mikir, kalau buka bakal rame, ini juga masih jadi pertimbangan bukanya buka seberapa buka event apa," sebut Iman.

Berdasarkan hasil assessment itu, ia mengatakan sudah ada beberapa arahan yang diberikan mengenai potensi resiko penyebaran Covid-19.

Pihaknya tak mau terburu-buru dan masih memikirkan mekanisme keamanan yang akan diterapkan, ketika alun-alun itu nantinya benar-benar dioprasionalkan.

"Sudah ada assemsment dr gugus tugas covid, Surabaya lagi ada peningkatan kita gamau ambil risiko. Sudah ada beberapa arahan dan nggak maksa ambil risiko nambah persebaran. Di satu sisi ini dibutuhkan untuk ekonomi to sisi lain kondisi. Masih pertimbangan buka yg pas seperti apa," pungkas Iman. (Ibt/jm) 

 
 
 

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…