Mafia Tanah di Surabaya Barat Ditetapkan Tersangka, Begini Kasusnya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Garis polisi yang dipasang di tanah milik warga seluas 1,7 hektare di wilayah Manukan Wetan dan Kulon
Garis polisi yang dipasang di tanah milik warga seluas 1,7 hektare di wilayah Manukan Wetan dan Kulon

i

BACASAJA.ID -Satgas Anti Mafia Tanah Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan praktik mafia tanah di Kota Pahlawan.

Diketahui tanah seluas 1,7 hektare milik petambak yang berpindah tangan itu terletak di wilayah Manukan Wetan dan Kulon, Surabaya barat. Tanah yang saat ini menjadi tambak dan dibangun rumah semi permanen itu hendak dikuasai orang lain tanpa sepengetahuan ahli waris tanah.

Tim satgas bernama Samata Joyo yang dipimpin Kanit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Giadi Nugraha pun sudah memasang garis polisi di tanah tersebut.

Informasinya, tim juga sudah menetapkan satu orang berinisial DP (48) sebagai tersangka. Dia diduga yang mendaftarkan pengurusan tanah ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) I Kota Surabaya sejak 2017.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan adanya penyidikan itu. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Sudah dalam tahap penyidikan dan saat ini kasus tersebut masih terus kami kembangkan," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (11/5/2021).

Alumni Akpol 2003 itu memastikan satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan praktik mafia tanah tersebut. "Sudah ada satu tersangka berinisial DP," pungkas Oki. (ads) 

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …