Upaya dan Peran ITS di Balik Beroperasinya PSEL Benowo

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim ahli ITS yang berperan dibalik beroprasinya PSEL Benowo.
Tim ahli ITS yang berperan dibalik beroprasinya PSEL Benowo.

i

BACASAJA.ID - Keseriusan Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia dalam hal pengelolaan sampah dibuktikan dengan diresmikannya operasional Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo, Surabaya oleh Presiden RI Joko Widodo pada 6 Mei 2021 lalu.

Proyek yang merupakan PSEL pertama di Indonesia dengan kapasitas sampah mencapai 1.000 ton perhari itu, juga melibatkan tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Pada peresmian tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa kota besar di Indonesia memang tengah menghadapi permasalahan sampah yang cukup krusial.

Pasalnya, sampah tersebut tak hanya akan menimbulkan pencemaran lingkungan, tetapi juga akan menghasilkan lindi yang berdampak terhadap penurunan kualitas air. Terhitung sejak 2018, hanya satu kota yang berhasil mengatasi permasalahan tersebut, yaitu Surabaya.

PSEL Benowo yang tengah beroperasi ini rupanya mempunyai sejarah panjang dan telah menggandeng beberapa tenaga ahli ITS sejak awal digagas. Adalah Prof Ir Joni Hermana MScES PhD (Teknik Lingkungan), I Dewa Ayu Agung Warmadewanthi ST MT PhD (Teknik Lingkungan), Ary Bachtiar Krishna Putra ST MT PhD (Teknik Mesin), ‪Dimas Anton Asfani ST MT PhD (Teknik Elektro), Ir Mudji Irmawan Arkani MT (Teknik Sipil), dan Hendra Cordova ST MT (Teknik Fisika).

I Dewa Ayu Agung Warmadewanthi, salah satu anggota Tim ITS dalam proyek ini mengungkapkan, bahwa gagasan pembangunan PSEL pertama kali disampaikan oleh Wali Kota Surabaya periode 2010-2020, Dr (HC) Ir Tri Rismaharini.

“Saat itu, beliau mempunyai gagasan yang inovatif dan berani untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Surabaya,” terang Wawa sapaam akrabnya, Selasa (11/5/2021).

Menyadari dari jumlah sampah yang terus meningkat dan lahan Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Benowo yang tidak mampu menampungnya, maka sejak 2010 konsep Waste to Energy mulai digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan menggandeng ITS untuk penanganan teknologi serta segala sesuatu yang berkenaan dengan hal teknis.

Kemudian pada tahun 2012, Pemkot Surabaya menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT. Sumber Organik (PT. SO) perihal Penyediaan Prasarana dan Sarana TPA Benowo.

“Inilah implementasi konsep public private partnership dalam bidang infrastruktur persampahan yang pertama kali diterapkan di Indonesia,” ungkapnya.

Menurut dosen Departemen Teknik Lingkungan tersebut, pemilihan teknologi dengan konsep gasifikasi menimbulkan banyak pro dan kontra di masyarakat. Pembakaran sampah dengan konsep gasifikasi ditakutkan akan menghasilkan gas yang bersifat racun dan mencemari lingkungan.

“Selain itu, sistem pengelolaan sampah tanpa pemilahan dan kadar air sampah yang cukup tinggi ditakutkan akan gagal diolah dengan metode pembakaran ini,” jelasnya.

Berkaitan dengan teknologi ini, ITS bersama Pemkot Surabaya memberikan masukan kepada PT. SO tentang apa yang harus dilakukan secara ideal agar pengolahan sampah dengan konsep gasifikasi ini dapat berjalan dengan baik.

“Setelah hampir sembilan tahun dicanangkan, PSEL Benowo akhirnya resmi beroperasi,” katanya.

Pengolahan yang diharapkan dapat menghasilkan energi listrik sebesar 9 MW ini nantinya akan menambah energi listrik sebesar 2 MW yang sudah dihasilkan oleh pemanfaatan methane gas dari landfill di TPA Benowo.

Wawa berharap PSEL ini mampu mereduksi sampah yang ditimbun ke lahan TPA Benowo. Kontribusi masyarakat Kota Surabaya pun diharapkan agar teknologi ini dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Pasalnya, lanjut Wawa, kapasitas pengolahan gasifikasi hanya mencapai 1.000 ton perhari dan masih tersisa 600 ton yang perlu dikelola Pemkot Surabaya. Untuk itu, tugas warga Surabaya adalah mengurangi sisa sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

“Perguruan tinggi seperti ITS pasti akan banyak berperan meningkatkan upaya 3R dengan berbagai teknologi yang bisa diimplementasikan di masyarakat,” paparnya.

Wawa berharap sinergi kerja sama ini dapat membantu Pemkot Surabaya dalam hal pengelolaan sampah, sehingga konsep Green and Clean Surabaya akan mendunia.

“Saya juga berharap teknologi ini akan berhasil mewujudkan Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (byta)

Tag :

Berita Terbaru

Meriahnya Karnaval di Werungotok Nganjuk

Meriahnya Karnaval di Werungotok Nganjuk

Minggu, 30 Agu 2026 17:28 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 17:28 WIB

Karnaval ini diselenggarakan oleh Kelurahan Werungotok, melibatkan 7 Rukun Warga (RW) yang ada di dalamnya.…

Kisah Inspiratif Bripka Nur Alam di Pedalaman Sulbar: Sosok Polisi Pengayom dan Guru Ngaji bagi Anak-Anak Desa Botteng

Kisah Inspiratif Bripka Nur Alam di Pedalaman Sulbar: Sosok Polisi Pengayom dan Guru Ngaji bagi Anak-Anak Desa Botteng

Minggu, 30 Agu 2026 13:59 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:59 WIB

MAMASA– Deru mesin sepeda motor meraung menembus pekatnya jalur pedalaman Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Di atas roda dua itu, seorang pria b…

Jaga Malam Tetap Kondusif, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Patroli dan Edukasi Keselamatan

Jaga Malam Tetap Kondusif, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Patroli dan Edukasi Keselamatan

Minggu, 30 Agu 2026 13:54 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:54 WIB

POLDA SULBAR- Demi menjaga malam panjang yang tetap aman, tertib dan kondusif, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar rutin menggencarkan patroli…

Pemkot Surabaya dan Persebaya Perkuat Sinergi Hadapi Musim 2026/2027

Pemkot Surabaya dan Persebaya Perkuat Sinergi Hadapi Musim 2026/2027

Minggu, 30 Agu 2026 06:48 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 06:48 WIB

SURABAYA - Launching Synergy Persebaya 2026/2027 sukses digelar di Balai Kota Surabaya pada Sabtu (29/8/2026) malam. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama…

PKS Pasang Alarm Soal Pinjaman Rp1,408 Triliun: Jangan Bebani APBD hingga 2030

PKS Pasang Alarm Soal Pinjaman Rp1,408 Triliun: Jangan Bebani APBD hingga 2030

Minggu, 30 Agu 2026 05:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 05:41 WIB

SURABAYA — Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menarik pinjaman daerah sebesar Rp1,408 triliun mendapat sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) D…

Pantau Progres Pembangunan Kantor Sat PJR di Lengke, Kapolda Sulbar Tekankan Kualitas Bangunan dan Fasilitas Penunjang

Pantau Progres Pembangunan Kantor Sat PJR di Lengke, Kapolda Sulbar Tekankan Kualitas Bangunan dan Fasilitas Penunjang

Sabtu, 29 Agu 2026 14:30 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:30 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kembali meninjau langsung perkembangan pembangunan Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar di…