Chelsea Gagal Juara Piala FA, Tuchel: Kami Tidak Beruntung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemain Leicester City, Luke Thomas, berebut bola dengan pemain Chelsea, N'Golo Kante, pada laga final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021). The Foxes menang dengan skor 1-0.
Pemain Leicester City, Luke Thomas, berebut bola dengan pemain Chelsea, N'Golo Kante, pada laga final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021). The Foxes menang dengan skor 1-0.

i

BACASAJA.ID - Chelsea gagal menjadi juara Piala FA setelah dikalahkan Leicester City pada laga final di Stadion Wembley, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (16/5/2021) WIB. Manajer The Blues, Thomas Tuchel, menyebut timnya hanya kurang beruntung.

Chelsea langsung bermain menekan sejak bola digulirkan. Tim London Biru menorehkan 64 persen penguasaan bola, berbanding 36 persen milik Leicester City. Namun hasil akhir, The Blues malah keok.

Chelsea akan menghadapi Leicester lagi pada Rabu dini hari WIB (19/5) untuk partai penting dalam pertempuran untuk finis posisi empat besar di Liga Premier Inggris.

Klub London itu juga akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions pada 29 Mei di Porto, Portugal.

Kendati menggunakan alasan kurang beruntung, Tuchel cukup gamblang merujuk komentarnya itu terhadap beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya.

"Kami kecewa dan tidak marah dengan penampilan para pemain, saya pikir performa mereka cukup untuk memenangkannya," kata pelatih asal Jerman itu usai pertandingan.

"Saya pikir hari ini kami tidak beruntung dan kami tidak pernah menyembunyikan bahwa kami perlu memiliki itu untuk menang di level ini. Anda membutuhkan momentum, pengambilan keputusan, detail kecil, wasit," lanjutnya.

Chelsea mampu menjebol gawang Leicester pada pengujung laga, tetapi gol mereka dianulir oleh VAR dan wasit Michael Oliver yang menilai Ben Chilwell sudah lebih dulu terjebak offside.

Tuchel juga mengungkap bahwa asistennya bersama sejumlah para pemain meyakini Ayoze Perez terlebih dulu melakukan pelanggaran handball dalam proses gol semata wayang Youri Tielemans untuk Leicester.

"Saya tidak melihatnya. Asisten saya melihatnya di layar di bangku cadangan dan para pemain langsung mengatakan itu adalah handball," kata Tuchel.

Keluhan Tuchel tidak mengubah kenyataan bahwa tayangan ulang VAR yang terpampang di layar besar Wembley memperlihatkan Chilwell sedikit offside dibandingkan pemain terakhir Leicester dalam proses serangan Chelsea yang berujung gol itu. Dan insiden sebelum gol Tielemans memperlihatkan bola lebih dulu mengenai lutut Perez sebelum tipis mengenai tangan penyerang asal Spanyol itu.

Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu merasa timnya telah bekerja dengan baik untuk membatasi efektivitas Leicester saat turun minum. "Saya pikir kami bertahan dengan baik, menekan dengan baik, tidak mengizinkan serangan balik oleh salah satu tim dengan serangan balik terbaik di Eropa," papar dia.

Namun, Tuchel kurang senang dengan cara timnya gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola. Statistik babak pertama mencatat tak satu pun dari kedua tim bisa melepaskan tembakan tepat sasaran, termasuk Chelsea yang membuang delapan percobaan.

"Pengambilan keputusan kami di babak pertama terlalu sibuk, kami mencoba memaksakan solusi. Kami menciptakan dua lawan dua dan tiga melawan tiga situasi yang lebih menjanjikan daripada yang kami buat," katanya.

"Kami kebobolan gol dari situasi tidak berbahaya. Itu gol fantastis dan gol keberuntungan. Kami punya peluang dari Mason (Mount), gol offside yang sangat dekat. Kami tidak beruntung hari ini," pungkasnya. (int/bsi)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …