Selama Operasi Ketupat di Tulungagung, Ratusan Kendaraan Diputar Balik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga saat di-swab antigen di pos penyekatan Tulungagung
Warga saat di-swab antigen di pos penyekatan Tulungagung

i

BACASAJA.ID-Selama jalannya Operasi Ketupat Semeru Polres Tulungagung, ribuan kendaraan bermotor yang hendak masuk ke Tulungagung diperiksa oleh petugas.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan menerangkan kendaraan bermotor itu terdiri dari roda 2 dan 4. “Sepeda motor 3.265 unit, mobil penumpang 1.983 unit, mobil bus 18 unit dan mobil barang 761 unit,” terang Kasat Lantas, Rabu (19/5/2021).

Dari ribuan kendaraan yang diperiksa itu beberapa dilarang masuk ke Tulungagung diputar balik. Rerata yang diputar balik adalah kendaraan dari luar kota, dengan nopol N dan L.

“Selain itu penumpangnya juga tidak mempunyai alasan jelas untuk masuk ke Tulungagung,” jelas Kasat Lantas.

Padahal untuk melakukan perjalanan dan masuk ke kota lainya harus melengkapi diri dengan persyaratan tertentu. Jika melakukan perjalanan dinas, maka harus ada surat tugas dari instansi tempatnya bekerja. Jika ada keluarganya yang meninggal, dilengkapi dengan surat keterangan dari pemdes setempat.

“(kendaraan yang diputar balik) motor 41, mobil penumpang 31 dan mobil barang 12,” paparnya.

Mereka diperiksa di pos penyekatan yang berada di perbatasan Trenggalek-Tulungagung, Blitar-Tulungagung dan Kediri-Tulungagung. Selain itu, masyarakat luar kota yang hendak masuk Tulungagung dilakukan rapid antigen di tempat.

“Ada 71 yang di swap antigen, semuanya negatif,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu warga Kediri yang hendak masuk ke Tulungagung, Nurul Huda menuturkan dirinya di cegat di perbatasan Kediri-Tulungagung. Pasalnya kendaraan yang dipakainya bernopol L (Surabaya). Dirinya harus menjalani swab antigen. “Ini pertama kali diswab antigen,” tutupnya (Noyo/JP)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…