Sekuriti Futsal Cabuli Gadis ABG di Kamar Mandi hingga 30 Kali

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rilis pencabulan yang dilakukan security futsal di Mapolrestabes Surabaya
Rilis pencabulan yang dilakukan security futsal di Mapolrestabes Surabaya

i

BACASAJA.ID - Pelaku pemerkosaan terhadap gadis 14 tahun Kusmunandar rupanya selalu menyiapkan spon di dalam kamar mandi. Barang tersebut jadi alas dan saksi bisu perbuatan bejatnya.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudha menyebut spon itu diletakkan di kamar mandi tepatnya di restoran Wasabi yang bersebelahan pas dengan lapangan futsal.

"Setelah kami ambil keterangan, yang bersangkutan mengaku melakukan hal tersebut dan mempertanggungjawabkannya," katanya saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (27/5/2021).

Ambuka mengungkapkan perbuatan bejat tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2019 hingga akhirnya terbongkar setelah korban melapor ke orang tuanya.

"Setelah itu orang tua korban melapor ke kami, penyelidikan berjalan hingga akhirnya menangkap pelaku di rumahnya," ujarnya.

Selama hampir tiga tahun itu, tersangka sudah mencabuli korban sebanyak 30 kali. Puluhan kali dia melakukannya di tempat yang sama yaitu di kamar mandi.

"Kejadian persetubuhan 30 kali di kamar mandi restoran wasabi," bebernya.

Selain mengancam menyantet, modus pelaku mencabuli korban dengan memberikan uang Rp100-150 ribu. Dalam ancaman guna-gunanya itu bapak satu anak itu mengatakan alat kelaminnya akan sakit.

"Juga diguna-guna susah mencari jodoh. Korban ini masih l tetangga tersangka. Sore hari melaksanakannya (pemerkosaan,red)," ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam terjerat UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan korban mendapat pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya. (ads)

Berita Terbaru

Pasutri Terperosok ke Proyek Gorong-gorong Pemkot Surabaya, Istrinya Meninggal Dunia

Pasutri Terperosok ke Proyek Gorong-gorong Pemkot Surabaya, Istrinya Meninggal Dunia

Sabtu, 13 Jun 2026 08:54 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (lansia) tercebur ke proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan Plaza Marina,…

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Informasi dalam Perkara Suap Impor

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Informasi dalam Perkara Suap Impor

Sabtu, 13 Jun 2026 08:50 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:50 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, sebagai saksi. Iskansar diperiksa…

Sentana Dalem Trah Pakubuwono II hingga XIII Bersatu, Dorong Peneguhan PB XIV Hangabehi

Sentana Dalem Trah Pakubuwono II hingga XIII Bersatu, Dorong Peneguhan PB XIV Hangabehi

Sabtu, 13 Jun 2026 08:37 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 08:37 WIB

Keluarga besar Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar pertemuan dan menyampaikan petisi dukungan untuk Sinuhun PB XIV Hangabehi.…

Dinasti Mataram Bersatu, Petisi Sentonodalem Tegaskan Dukungan untuk SISKS Paku Buwono XIV

Dinasti Mataram Bersatu, Petisi Sentonodalem Tegaskan Dukungan untuk SISKS Paku Buwono XIV

Jumat, 12 Jun 2026 22:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 22:09 WIB

Petisi yang dibacakan GKR Koes Moertiyah Wandansari dan disepakati sentonodalem trah Paku Buwono II hingga XIII menegaskan dukungan kepada SISKS Paku Buwono XIV…

Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI, Ini Profil Ade Jona Prasetyo

Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI, Ini Profil Ade Jona Prasetyo

Jumat, 12 Jun 2026 21:34 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 21:34 WIB

JAKARTA- Ade Jona Prasetyo resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026-2029 dalam…

LIPUTAN KHUSUS : Sengkarut PPDB SMA Jatim 2026, Hingga Kursi Sekolah Negeri Diduga Sengaja "Dijual" ke Penawar Tertinggi

LIPUTAN KHUSUS : Sengkarut PPDB SMA Jatim 2026, Hingga Kursi Sekolah Negeri Diduga Sengaja "Dijual" ke Penawar Tertinggi

Jumat, 12 Jun 2026 21:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 21:28 WIB

SURABAYA- Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA di Jawa Timur tahun 2026 kembali meledak menjadi skandal publik. Kebijakan sepihak dari Dinas…