17 ODGJ Trenggalek Dapat Pelayanan Kesehatan dan Bebas dari Pasungan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Nur Arifin.
Bupati Trenggalek Nur Arifin.

i

BACASAJA.ID - Berupaya memastikan hak-hak serta pelayanan dasar bagi seluruh warga masyarakat terpenuhi, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Rumah Sakit Jiwa Menur melakukan pembebasan 17 warga penderita gangguan jiwa (ODGJ), Senin (14/6/2021).

Sebanyak 17 warga penyandang ODGJ di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek yang selama ini dipasung, akan mendapatkan perawatan dari RSJ Menur Surabaya.

Bupati Trenggalek, M. Nur Arifin berharap warga penyandang ODGJ saat ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan serta diberlakukan sebaik mungkin, menuju program Jawa Timur bebas pasung 2023.

“Salah satunya adalah kita ingin memastikan tidak ada satupun warga di Trenggalek yang terpasung, jadi mereka harus diberikan pelayanan sebaik-baiknya,” Ujar Mochamad Nur Arifin.

Program bebas pasung tersebut juga selaras langkah yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek dalam mewujudkan kabupaten inklusif. Para warga penyandang ODGJ selain mendapat perawatan secara medis, juga menjalani rehabilitasi sampai dinyatakan sehat untuk dikembalikan kepada keluarga.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan keluarga dan allhamdullilah mendapatkan dukungan yang baik, semoga nanti pada saat pelepasan, masa pengobatan maupun rehabilitasi bisa berjalan dengan baik. Sehingga ketika sudah dinyatakan sehat dan kemudian pulang, diharap warga dan lingkungan bisa menerima dengan baik, ” tutur Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dr. Alwi menyampaikan bahwa program Jawa Timur Bebas Pasung bisa tuntas pada tahun 2023. Pihaknya berharap untuk Kabupaten Trenggalek di tahun 2021 telah siap untuk mengawali program bebas pasung.

Dalam penjelasannya Dr. Alwi menyampaikan dalam proses rehabilitasi warga ODGJ setelah ditangani secara medis dan dinyatakan bisa kembali, sebelum dikembalikan ke daerah untuk sementara waktu ditempatkan di UPT.

“Hal tersebut agar mereka bisa bersosialisasi lebih dulu dan punya aktivitas, apalagi aktivitas yang memiliki nilai ekonomi. Pertimbangannya karena tingkat kerawanan setelah kembali ke keluarga, bisa saja tidak diterima oleh keluarga serta lingkungan sehingga dikhawatirkan akan terjadi re-pasung kembali,” Pesannya.

“Jadi pelan-pelan tapi pasti, artinya begitu kembali, kembali normal seperti yang diinginkan Pak Bupati, hidup sebagaimana layaknya manusia,” tandas Dr. Alwi. (j/g)

Berita Terbaru

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

POLDA SULBAR – Polda Sulbar secara resmi menerbitkan mutasi 223 personel bintara untuk memperkuat jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Langkah strategis ini t…

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Hore! Jalan Raya Pansela Penghubung Dua Kecamatan di Nganjuk Segera Diperbaiki

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB

Estimasi pelaksaannya, yaitu November akhir atau awal Desember 2026.…

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…