KUA-PPAS 2022, Komisi IV DPRD Trenggalek Soroti Anggaran Kesehatan Masyarakat Miskin, Ketua: Jika Tidak Jelas, Hentikan!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rapat Komisi IV DPRD Trenggalek bersama OPD mitra membahas KUA-PPAS, Kamis (22/7/2021).
Suasana rapat Komisi IV DPRD Trenggalek bersama OPD mitra membahas KUA-PPAS, Kamis (22/7/2021).

i

BACASAJA.ID - Komisi IV DPRD Trenggalek menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra, membahas terkait program kegiatan tahun 2022, Kamis (22/7/2021).

Dalam agenda rapat bersama ini, Komisi IV mencermati dan mengevaluasi beberapa Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2022.

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Mugianto, usai rapat bersama mengatakan, bahwa kali ini pihaknya menggelar rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan RSUD dr. Soedomo.

Dalam rapat ini, Komisi IV mencermati program yang direncanakan OPD, kemudian selanjutnya membahas masuk pada plafon anggaran sementara.

"Jadi masih sebatas klarifikasi tingkat urgensi pada program kegiatan yang direncanakan oleh OPD," tutur Mugianto.

Mugianto menambahkan, pihaknya akan mencermati dan meminta penjelasan seperti apa output dan income program itu. Jadi pembahasan masih pada kesepakatan itu dulu.

"Akan tetapi bilamana dari hasil kajian kita banyak program yang outputnya belum jelas,namun masuk pada program kegiatan, maka Komisi IV akan meminta evaluasi tingkat badan anggaran," sebut Mugianto.

"Jika tidak jelas outputnya kami minta dihentikan, namun jika kesemuanya jelas maka akan dilanjutkan," tegasnya.

Sedangkan dari hasil evaluasi, Mugianto menerangkan ada masalah yang sangat menonjol, yakni dana untuk masyarakat miskin atau maskin di RSUD.

Dari evaluasi, kebutuhan maskin dalam setahun adalah Rp 7 miliar, namun saat ini RSUD Dr. Soedomo Trenggalek masih memarkir anggaran Rp 4 milliar. Dari pertimbangan itu, pihaknya memberikan saran untuk dilakukan push anggaran.

"Jadi anggaran yang disiapkan harus disesuaikan kebutuhan masyarakat miskin per tahunnya," tegas Mugianto.

Ditambahkan Mugianto, anggaran masyarakat miskin di RSUD ini untuk pasien atau masyarakat yang belum terkover di KIS atau belum masuk pada program jaminan kesehatan lainnya.

Jadi, untuk mensejahterakan masyarakat, maka APBD menyediakan program kesejahteraan masyarakat miskin yang akan dijaminan kesehatannya oleh pemerintah.

"Seperti masyarakat yang memakai SKTM layak untuk dibantu ya dibantu, itu akan dianggarkan di program maskin itu," tuturnya.

Sedangkan pada evaluasi Dinas Dikpora Mugianto menyampaikan ada klarifikasi tentang program yang menurut Komisi IV masih kurang mendesak di saat pandemi masih belum berhenti ini. (j/g/rg4)

Berita Terbaru

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

PROBOLINGGO – Salamul Huda resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya. Ia terpilih dalam M…

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri langsung kegiatan akbar olahraga masyarakat "Sulbar Fun Run 3" yang dipusatkan di …

Resmi Dibuka, Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Ratusan Karya Seni Kontemporer di ARTSUBS 2026

Resmi Dibuka, Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Ratusan Karya Seni Kontemporer di ARTSUBS 2026

Minggu, 20 Sep 2026 10:03 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:03 WIB

SURABAYA- Pameran seni kontemporer ARTSUBS 2026 kembali dibuka di Balai Pemuda, Kota Surabaya, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam pameran bertajuk “Border, T…

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…