Laporan Perampasan Mobil Rekannya Ditolak Polisi, Puluhan Driver Online Kepung Mapolrestabes Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan driver online berkumpul di depan Polrestabes Surabaya, laporan perampasan yang dialami rekannya.
Puluhan driver online berkumpul di depan Polrestabes Surabaya, laporan perampasan yang dialami rekannya.

i

BACASAJA.ID - Driver online asal Menganti, Gresik, Warsito, menjadi korban perampasan di Jalan Klampis Jaya Surabaya usai bongkar muatan.

Laporan Warsito sempat ditolak dengan alasan tidak cukup bukti. Malah, dia disuruh mencari saksi. Laporan Warsito yang ditolak polisi ini memantik aksi solidaritas driver online.

Puluhan driver online lantas menggeruduk Mapolrestabes Surabaya, Jumat (24/9/2021), siang. Mereka datang dengan menumpang mobil dan pikap. Kedatangan mereka yang memarkir kendaraan di depan Mapolrestabes, Jalan Sikatan, sempat membuat kemacetan arus lalu lintas.

Warsito mengungkapkan, peristiwa yang dialaminya terjadi pada Kamis (23/9) malam. Ketika itu dia usai bongkar muat di Jalan Klampis Jaya.

Mobil pikap Carry milik Warsito serta dompetnya berisi Rp 500 ribu, dirampas oleh lima orang tidak dikenal. Karena itu, kasusnya dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

“Saat bongkar muat itu, saya tiba-tiba dihampiri 5 hingga 10 pelaku dan minta kunci dan STNK mobil, tapi saya tolak. Mereka bilang, katanya untuk mencocokkan. Saya bingung sempat berdebat,” jelas Warsito.

Tolakan itu, membuat para pelaku terus memepet dan memegangi korban agar tidak pergi. Sehingga kunci dirampas dan mobil dibawa kabur.

“Dompet saya berisi surat-surat berada di dalam juga ikut dibawa kabur,” imbuh Warsito.

Selanjutnya, Warsito pergi ke Polsek Sukolilo untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya. Tapi sampai di sana disarankan laporan ke Polrestabes Surabaya.

“Kata petugasnya kurang cukup bukti,” imbuh dia.

Setelah sampai di Polrestabes Surabaya, diarahkan ke Unit Resmob. Lagi-lagi Warsito menemui jalan buntu karena laporannya malah ditolak petugas dan malah disuruh mencari saksi.

Apakah yang membawa kabur motornya debt colector? Warsito mengaku tidak mengetahuinya. Karena pikap miliknya memang masih kredit di Suzuki Financial beralamat di Jalan Kenjeran.

“Pelaku bilangnya dari debt colector, tapi saat saya tanya debt colector dari mana tidak menjawab. Saya memang punya tanggungan tiga bulan angsuran yang belum dibayar,” tutup Warsito.

Warsito kemudian mengadu ke teman-teman komunitas driver online. Mendengar itu, langsung berkumpul dan menggeruduk ke kantor Finance yang disebutkan korban. Sampai di sana ditemui sekuriti namun ia tidak ditemukan mobilnya.

Hingga puncaknya, komunitas driver online dan korban mendatangi Polrestabes Surabaya untuk menanyakan tarkait penolakan laporan kejadian ini. Apalagi sampai korban disuruh mencari saksi.

Harapan korban, pengajuan laporan diterima karena kasus ini murni masuk pasal 365 KUHP, sebab mereka pakai perampasan dengan kekerasan. Jika laporan tidak terima, para driver online akan membuat laporan ke Propam Polda Jatim.

Laporan diterima

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih membenarkan adanya para driver online yang mendatangi Mapolrestabes terkait laporan perampasan mobil.

“Saat ini laporan driver online sekarang sudah diterima,” tukas Fakih. (MMS/RG4)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …