Buntut Gubernur Gorontalo minta Mensos Risma Dievaluasi, PDIP: Rusli Habibie yang harus Dievaluasi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mensos Risma.
Mensos Risma.

i

BACASAJA.ID - Sikap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang mengaku tersinggung dengan aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini yang memarahi Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (Korkab PKH), menuai serangan balik.

Kader PDI Perjuangan Anton Abdullah justru menuding Gubernur Rusli sedang menggiring opini. Selain itu, respon Gubernur Rusli atas sikap marah-marah Mensos Risma, dinilai Anton berlebihan.

Pasalnya, yang dilakukan oleh Mensos Risma tersebut dinilainya wajar dilakukan lantaran berkaitan dengan hajat hidup orang banyak yaitu kesalahan data masyarakat penerima bansos yang tidak diperbaiki oleh Pemerintah.

“Selaku kader Banteng Muda Gorontalo, kami menilai statemen Gubernur Gorontalo tersebut sudah berlebihan dan terkesan cari-cari masalah. Kami tersinggung, karena seolah-olah Gubernur ingin menggiring opini atas kekeliruan dan kesalahan data Pemerintah Provinsi. Disitu substansi masalahnya,” tegas Anton, Sabtu (02/10/2021).

Bahkan, Anton justru mengimbau Gubernur Rusli untuk berkaca tentang ketegasan Mensos Risma yang hadir demi memperbaiki banyaknya data penerima bantuan yang salah dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Mestinya Gubernur Rusli ini bersyukur atas insiden yang terjadi. Dia jadi bisa tahu di mana kesalahanya. Kalau soal kepentingan rakyat, Ibu Risma tidak pernah kendor dan rakyat tahu itu," sebut Anton.

"Banyak rakyat miskin tapi tidak terdata yang kemungkinan dari Dinas Sosial tidak memberikan data akurat yang menjadi penyebab Mensos Risma marah,” tambah Anton.

Anton sendiri mencurigai kalau data orang miskin bertambah, maka Gorontalo tidak hanya jadi provinsi termiskin kelima, tapi lebih parah lagi.

Sehingga perbaikan data terindikasi sengaja dikaburkan, PKH telah bekerja dengan baik dan yakin sudah memasukkan data kemiskinan ke dinas tapi mungkin tidak ditindak lanjuti.

“Jadi yang perlu dievaluasi adalah Gubernurnya bukan Menterinya,” Tutup Anton

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa tersinggung dengan aksi Mensos Risma yang marah-marah. Terkait hal itu, sang gubernur meminta Presiden Jokowi untuk mengevauasi kinerja sang mensos.

“Boleh lah emosi tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu pegawai saya meskipun dia pegawai rendahan tapi manusia juga. Saya alumni STKS, tahun 80-an sudah kenal menteri Nani Soedarsono, para Dirjen tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya enggak terima,” kata Rusli Habibie.

Tag :

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…