Dalam Sebulan, 49 Pelaku Kejahatan Diringkus Polrestabes Surabaya, termasuk 3 Kasus Sadis Berikut Ini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolrestabes Surabaya pamerkan puluhan pelaku kejahatan jalanan.
Kapolrestabes Surabaya pamerkan puluhan pelaku kejahatan jalanan.

i

BACASAJA.ID – Selama bulan September saja, anggota Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap dan membekuk 49 orang pelaku kejahatan jalanan berupa jambret juga curanmor dari 41 laporan yang masuk.

Puluhan pelaku yang dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (18/10/2021) tersebut juga termasuk tiga kasus yang menonjol yakni penjambretan di Kupang Jaya, Jalan Tunjungan dan pembunuhan di Gunung Anyar Tambak.

Pelaku pembunuhan di Gunung Anyar Tambak bernama Isa Ansori asal Lamongan. Sementara, pelaku penjambretan di Kupang Jaya yang menyebabkan korbannya meninggal ada 5 orang.

Tiga tertangkap berinisial BA, DG dan NT mereka warga Jalan Dupak Surabaya. Dua lainnya, CT dan AM (DPO).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, Polrestabes Surabaya khususnya fungsi Reskrim dan jajarannya di Polsek memamerkan hasil ungkapan terhadap perkara ataupun kasus curas dan curanmor serta kasus menonjol dalam hal ini baik pembunuhan ataupun curas yang mengakibatkan meninggal dunia ataupun mengakibatkan Luka berat.

“Kita merilis hasil pengungkapan periode Oktober peristiwa pidana khususnya curat, curas dan curanmor dari hasil ungkapan yang hari ini disampaikan adalah sebanyak 41 laporan polisi. Hasil yang dapat diungkapkan dengan tersangka sebanyak 49 orang,” kata Yusep, Senin (18/10/2021).

Puluhan pelaku itu, kasus yang menonjol adalah jambret di Tunjungan yang mengakibatkan daripada korban luka di wajah akibat daripada penyerangan pelaku, 1 ditangkap dan 1 masih DPO.

Adapun kasus menonjol lainnya ada curas yang mengakibatkan salah satunya meninggal dimana pelaku ini terdiri dari pada kelompok pelaku curas melakukan berbagai modus operandi pembagian tugas sedemikian rupa untuk mengepung korban di Jalan Kupang Jaya.

“Pelaku Kupang Jaya, 3 dibekuk 2 lainnya masih dalam pengejaran,” tambah Yusep.

Kasus yang menonjol lainnya adalah kasus pembunuhan di Gunung Anyar yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya. Motif daripada perbuatan tersebut karena kecemburuan sesuai keterangan yang diberikan pelaku. Korban ketika itu mengalami luka luka pada kepala dua pukulan dengan benda tumpul. (JEM/RG4)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …