Satpol PP Tulungagung Sanksi Anggotanya yang Izinkan Latihan Silat di Gedung Satpol PP

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota perguruan silat bubarkan diri, setelah latihan di gedung Satpol PP dibubarkan petugas.
Anggota perguruan silat bubarkan diri, setelah latihan di gedung Satpol PP dibubarkan petugas.

i

BACASAJA.ID. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tulungagung memberikan teguran keras, terhadap anggotanya.

Pasalnya anggota Satpol PP berinisial LD itu memberi ijin penggunaan gedung serbaguna Satpol PP untuk latihan silat, yang diikuti oleh sekitar 100 orang. Latihan itu berujung dengan timbulnya kerumunan dan dibubarkan oleh Polisi.

Kasatpol PP Kabupaten Tulungagung melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, Artista Nindya Putra menjelaskan LD sudah dalam pemeriksaan.

"Nanti sanksinya akan kita berikan surat peringatan tertulis pertama," jelasnya.

Sebagai awal, LD akan diperiksa dan diberi surat peringatan.
Selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDA) Kabupaten Tulungagung tentang sanksi terberat.

"Apakah penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat," katanya.

Disinggung sanksi untuk penyelenggara, Genot masih akan memeriksa penyelenggara kegiatan tersebut.

Saat ditanyakan Ikhwal terjadinya kerumunan anggota perguruan silat di Gedung Serbaguna Satpol PP? Pria yang akrab disapa Genot ini menuturkan, anak LD merupakan anggota perguruan silat.

Anak LD meminta ijin dari LD untuk menggelar kegiatan di gedung serbaguna tersebut, dan diperbolehkan oleh LD.

"Itu tidak ijin pimpinan, pimpinanpun tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut," terang Genot.

Pihaknya menyayangkan perbuatan LD. Pasalnya Satpol PP dikenal sebagai salah satu garda penegakan protokol kesehatan, dan sering membubarkan kerumunan.

Namun di internal Satpol PP justru mengijinkan kerumunan yang berada di Depan Pendopo Kabupaten Tulungagung.

"Kita sering bubarkan hajatan, kerumunan, kantor kita sendiri malah jadi pusat kerumunan, jadi kurang mengenakkan," katanya dengan mimik kecewa.

Untuk kedepannya, gedung serbaguna tidak boleh digunakan lagi untuk kegiatan diluar kegiatan Satpol PP.

Sebelumnya, Polisi bubarkan kegiatan sebuah perguruan silat, yang berada di Gedung Serbaguna Satpol PP Tulungagung.

Lokasi acara berada tepat di depan Pendopo Kabupaten Tulungagung, Minggu (31/10/21). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan, dan tak mengantongi ijin dari Satgas. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…