Gara-Gara BAB Sembarangan, Pasutri di Sumsel Ini Aniaya Anak Kandung Autis sampai Tewas

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang tua yang aniaya anaknya hingga tewas. (Dok. Polsek Babat Toman)
Orang tua yang aniaya anaknya hingga tewas. (Dok. Polsek Babat Toman)

i

BACASAJA.ID - Kejam! Satu kata itu cukup untuk menggambarkan perilaku pasutri Aan Aprizal (33) dan Samsidar (29) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Mereka berdua tega menganiaya anak kandung yang mengidap autis Andika Pratama (12) selama sepekan sampai meregang nyawa.

Terkait hal ini, Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Paluppesy mengungkapkan, peristiwa penganiayaan brutal tersebut terjadi di rumah Aan dan Samsidar pada Rabu (24/11) malam.

Insiden bermula pada saat Andika Pratama yang mengidap autisme acap kali buang air besar (BAB) sembarangan. Hal ini lantas membuat Aan dan Samsidar emosi.

Karena dikuasai amarah, Aan lantas memukul putra autisnya dengan selang plastik sepanjang 135 cm sebanyak dua kali di bagian punggung.

"Ibu korban (Samsidar) diduga emosinya memuncak menganiaya putranya tersebut dengan cara beberapa kali menendang alat vitalnya. Dia juga memukul anak menggunakan gayung," terang AKBP Alamsyah Paluppesy, Senin (29/11/2021).

"Keluarga korban menyebut autisme diderita korban sejak lahir. Lalu korban meninggal dunia dengan keadaan yang tak wajar," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Babat Toman AKP Adi Ahyat menambahkan, Andika Pratama diduga telah sering dianiaya kedua orang tuanya. Penganiayaan brutal itu diduga terjadi sepekan sebelum korban tewas.

"Dokter dan hasil visum menunjukkan kalau korban tidak pertama kalinya dianiaya. Menurut dokter, beberapa luka pada tubuh korban bukan akibat dari satu kali perbuatan penganiayaan, namun sudah berulang kali sejak kurang-lebih satu minggu sebelum korban dikabarkan tewas," ucapnya.

Berdasarkan penelusuran polisi, diketahui sang ayah yaitu Aan Aprizal adalah seorang pecandu narkoba jenis sabu. Bahkan, Aan diketahui telah mengonsumsi barang haram tersebut selama 4 tahun terakhir.

"Dia memakai sabu hampir setiap hari, kurun waktu selama 4 tahun terakhir. Keterangan itu kita dapat dari istri tersangka atau ibu korban," sebutnya.

AKP Adi merinci, korban Andika Pratama mengalami cidera pada bagian kepala dan alat kelaminnya. Korban dipukul dengan selang hingga tersungkur di kamar mandi.

"Jadi, penyebab kematiannya ada tiga titik, di bagian kepala dua, di kemaluan satu. Untuk yang di kemaluan ibu korban yang nendang. Tapi yang di bagian kepala ada dua versi, yang pertama karena di pukul ayah korban pakai selang, yang kedua saat dipukul korban terjatuh dan kepalanya terbentur ke dinding kamar mandi," ujar Adi.

Para tersangka ditahan dan dijerat Pasal 80 ayat (3) jo Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP. (RG4)

Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Gresik - PT Petrokimia Gresik memborong tujuh penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas…

Doa Penuh Kehangatan Iringi Langkah Pamit Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

Doa Penuh Kehangatan Iringi Langkah Pamit Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

Jumat, 09 Okt 2026 16:21 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:21 WIB

POLDA SULBAR- Keharuan tak terbendung saat melepas kepergian Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta istri tercinta, Ny. Santi Adi Deriyan. Kehangatan dan…

Lapsat Kapolda Sulbar, Komitmen Melanjutkan Kepemimpinan yang Telah Dirintis

Lapsat Kapolda Sulbar, Komitmen Melanjutkan Kepemimpinan yang Telah Dirintis

Jumat, 09 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:45 WIB

POLDA SULBAR - Laporan Satuan (Lapsat) dan penyerahan memori kepemimpinan menjadi momen sakral sekaligus hangat dalam rangkaian serah terima jabatan Kapolda…

Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Sulbar, Dari Kehangatan yang Berlalu ke Semangat yang Baru

Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Sulbar, Dari Kehangatan yang Berlalu ke Semangat yang Baru

Jumat, 09 Okt 2026 15:23 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:23 WIB

POLDA SULBAR - Momen penuh kehangatan sekaligus keharuan terasa menyelimuti Aula Marannu Mapolda Sulawesi Barat saat kegiatan Serah Terima Ibu Asuh Polwan …

Datangi Rumah Warga Barata Jaya, Ajeng Wira Wati Kawal PKH Keluarga dengan Anak Hidrosefalus

Datangi Rumah Warga Barata Jaya, Ajeng Wira Wati Kawal PKH Keluarga dengan Anak Hidrosefalus

Jumat, 09 Okt 2026 14:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYA – Di tengah perjuangan memenuhi kebutuhan tiga anak dengan kondisi berbeda, keluarga Darminto di RW 3 Kelurahan Barata Jaya, Surabaya, berharap b…

Petrokimia Gelontorkan Rp 100 Juta Dukung Revitalisasi Fasilitas Nelayan Pesisir Gresik

Petrokimia Gelontorkan Rp 100 Juta Dukung Revitalisasi Fasilitas Nelayan Pesisir Gresik

Jumat, 09 Okt 2026 12:33 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 12:33 WIB

Gresik - PT Petrokimia Gresik menggelontorkan bantuan senilai Rp 100 juta untuk mendukung revitalisasi fasilitas nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik. Dana…