Jelang Natal dan Tahun Baru, Begal Sadis Hantui Surabaya, Sudah Beraksi di 3 TKP

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para korban begal sadis di Surabaya.
Para korban begal sadis di Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, Kota Surabaya di "Hantui" Begal sadis. Terbukti, komplotan begal beraksi di tiga tempat yang berbeda.

Pembegalan pertama terjadi di Bundaran Chofa, Jalan Sukomanunggal Jaya.

Dalam menjalankan aksinya di Sukomanunggal, komplotan begal yang beranggotakan enam pelaku itu merampas motor Kawasaki Ninja NOPOL :L-3363-LX, milik Rahmad (21), warga Blega, Bangkalan. 

Informasi yang dihimpun, kejadian Minggu (12/12) sekitar 10.30. Ketika itu korban bersama teman wanitanya Fatmawati yang akan membuat vidio konten TikTok.

Selanjutnya sekira jam 12.00, ketika korban duduk-duduk, para pelaku datang dan ditabrak hingga korban terjatuh. Kemudian para pelaku sebanyak  6 orang menggunakan 2 sepeda motor matic. 

"Salah satu pelaku menodongkan pisau dan memukul pelipis korban," salah satu sumber internal kepolisian.

Selanjutnya, pelaku membawa lari sepeda motor korban dan membawa HP merek Oppo A1K warna merah milik temannya.

Pembegalan kedua terjadi di depan bimbel Lia Jalan Ngagel Jaya nomor 8 Surabaya.

Korban yang bernama, BW (17) asal Surabaya ini dihadang oleh pelaku sebanyak 7 orang laki-laki yang mengambil paksa kendaraan milik korban.

Bahkan, para pelaku juga membacok tangan korban sebelah kanan pada saat melintas di Jalan Ngagel Jaya Surabaya.

Korban saat itu sedang melintas sendirian didepan Bimbel Lia, tiba-tiba dihentikan oleh 7 orang yang tidak dikenal.

Kemudian oleh pelaku, korban dipaksa turun dari motor miliknya, karena tidak mau turun dan melawan lalu salah satu pelaku mengeluarkan sebilah clurit.

Ketika sajam disabetkan, mengenahi tangan kanan korban sebelah kanan, dan pelaku berhasil mengambil kendaraan milik korban motor Honda PCX Nopol L-5457-IW.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 8.400.000, dan melaporkan ke Polsek Gubeng Surabaya.

Pembegalan ketiga terjadi di Jalan Dr Ir Soekarno depan Cafe Jokopi pada 17 November 2021.

Mulanya korban bersama temannya berkendara menggunakan Honda Scoopy di TKP sekitar pukul 03.30 Wib dengan maksud pulang ke rumah.

Tepat di depan Cafe Jokopi, korban dipepet dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi tiga orang.

Para pelaku langsung membacok korban dan merampas motornya. Setelah itu, pelaku langsung pergi.

Akibat pembegalan itu, korban mengalami luka bacok pada bahu dan paha sebelah kanan. Selain korban mengalami kerugian sebesar Rp19 jutaan.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana membenarkan kejadian tersebut. 

"Kami sudah mengantongi identitas para pelaku begal ini, dan kami sedang memburu para palaku," tegas Mirzal, Rabu (15/12/2021). (Jem/RG4)

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…