Periksa Makanan dan Minuman jelang Nataru, Petugas Dinkes Tulungagung Temukan Hal Ini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Kesehatan saat memeriksa keamanan pangan jelang Nataru.
Petugas Dinas Kesehatan saat memeriksa keamanan pangan jelang Nataru.

i

BACASAJA.ID - Jelang Natal dan Tahun baru (Nataru), biasanya belanja jajanan dan makanan meningkat. Peningkatan pembelian ini untuk keperluan perayaan Nataru.

Tak mau kecolongan terjadi hal buruk dengan jajan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan pemeriksaan ke sejumlah grosir jajanan dan roti.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Medis, Masduki menjelaskan ada 8 titik yang diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan beberapa produk makanan yang tidak dilengkapi jaminan mutu keamanan.

“Tidak ada nomor registrasi, bahkan tidak ada label sama sekali,” kata Masduki, Rabu (15/12/21).

Masduki melanjutkan, ketika terjadi suatu masalah, maka tidak ada yang bertanggungjawab.

Pihaknya menghimbau pada pemilik toko agar lebih ketat menerima titipan jajanan. Sebisa mungkin jajanan itu harus dilengkapi label yang menunjukan jaminan mutu keamanan.

Dalam label itu harus tercantum komposisi, tanggal pembuatan, tanggal kadaluarsa dan pemroduksi jajanan tersebut.

“Jika tidak ada label itu maka harus ditarik atau dikembalikan,” katanya.

Jajanan yang tidak dilengkapi label biasanya berupa makanan ringan. Beberapa diantaranya adalah stik, kacang, keripik pisang, keripik sukun dan keripik mlinjo.

Masduki tak bisa memastikan asal muasal jajanan ini, lantaran tak dilengkapi label. Bisa saja berasal dari industri rumahan di Kabupaten Tulungagung atau dari luar kota.

“Menerima produk itu harus disertai faktur, nota, harus jelas asalnya,” bebernya.

Selain melalui pemeriksaan makanan dan minuman, perlindungan konsumen sudah dilakukan sejak sebelum produksi dimulai.

Pemilik usaha diedukasi agar bahan-bahan yang digunakan benar-benar bersih dan steril. Alat yang digunakan juga harus bersih. Proses produksi diawasi dengan ketat dan harus bebas dari bahan dan cemaran berbahaya.

“Kalau enggak begitu, ijinya enggak bakal kita berikan,” jelas Masduki.

Meski begitu, Masduki menilai pemeriksaan makanan jelang Nataru ini lebih baik dibanding tahun lalu.

Tempat penyimpanan makanan sudah bersih, dan bebas dari kecoa dan tikus. Retail makanan sudah menggunakan alat berupa sonar (suara) untuk mengusir tikus dan serangga.

“Sekarang sudah lebih bersih,” katanya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…