Begini Tips Aman Bertransaksi Online Sambut Tahun Baru 2022

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. (FREEPIK)
Ilustrasi. (FREEPIK)

i

BACASAJA.ID - Tingkat konsumerisme pada momen natal dan tahun baru kerap meningkat, termasuk konsumen dalam hal booking tiket dan akomodasi. Momen Nataru (Natal dan Tahun Baru) kerap menjadi sasaran empuk bagi para pelaku cybercrime dalam melancarkan aksinya untuk menipu korbannya.

Dosen pariwisata asal Universitas Airlangga Surabaya buka suara mengenai cara antisipasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat agar tidak menjadi korban cybercrime.

M. Nilzam Aly S.Hum., M.Sc. menjelaskan lebih detail mengenai transaksi online yang aman sebelum merayakan momen natal dan tahun baru bersama keluarga.

“Sebelum melakukan proses transaksi secara online, cari tahu kondisi destinasi yang akan dituju mengenai keadaan daerah tujuan, dan persiapan biaya perjalanan secara jelas,” tutur dosen Pariwisata tersebut.

Biaya yang harus dikeluarkan tersebut di antaranya ialah berkaitan dengan konsumsi, transportasi, komunikasi seperti pulsa, termasuk paket data, penginapan atau hotel, buah tangan, biaya aktivitas berwisata, dan lain sebagainya.

“Jangan sampai aktivitas berwisata justru melampaui anggaran yang sudah ditetapkan,” ujar Nilzam, Jumat (31/12/2021).

Arahan selanjutnya adalah mengenai kehati-hatian dalam melangsungkan proses transaksi secara online. Nilzam menyarankan sebelum melakukan transaksi, pilihlah aplikasi yang terpercaya untuk melakukan proses reservasi. Tujuannya, konsumen terhindar dari resiko penipuan online seperti risiko penipuan secara scamming dan phising.

Menurut Nilzam, scamming dan phising merupakan modus kejahatan cybercrime. Di mana scamming berarti menggandakan data melalui mesin ATM. Sedangkan, phishing adalah menggandakan data melalui layanan internet banking.

Biasanya, modus pelaku ialah mengirim email kepada nasabah bank untuk masuk ke dalam layanan internet banking. Agar terhindar dari modus tersebut, ikuti tips yang disampaikan oleh Nilzam berikut:

Tips Pilih Aplikasi Penyedia Perjalanan Wisata

1. Agar bisa bertransaksi dengan nyaman, pilih aplikasi yang menyediakan fitur Autentifikasi Dua Faktor.

Autentikasi Dua faktor adalah fitur keamanan yang membantu melindungi akun di aplikasi Anda selain kata sandi. Anda akan diminta memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi percobaan login setiap kali ada seseorang yang mencoba mengakses aplikasi dari browser komputer atau perangkat seluler yang belum dikenali.

2. Ganti Password secara berkala, setidaknya setahun sekali.

3. Banyak orang yang biasanya memiliki aplikasi lebih dari 1 agar bisa membandingkan harga. Tetapi perlu dicatat, jika anda memiliki 2 atau lebih aplikasi pastikan anda mengelola password dengan baik.

4. Jika anda merasa menjadi korban penipuan online anda bisa melakukan screen capture (tangkapan/foto layar) atau bukti lainnya disertai link atau alamat website yang diduga melakukan phishing, kemudian kirimkan data tersebut melalui email ke [email protected].

Tak lupa, Nilzam juga menyampaikan pesan agar masyarakat Indonesia tetap berhati-hati selama merencanakan perjalanan.

“Tetap patuhi protocol kesehatan dan semoga tips yang memberikan dapat menuai manfaat,” pesan Nilzam. (JNR/RG4)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…