Nikita Mirzani dan Prof Rhenald Kasali Pertanyakan Kekayaan Crazy Rich Malang yang Diduga tak Wajar

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gilang Widya dan Shandy (Foto; IG Gilang Widya Pramana)
Gilang Widya dan Shandy (Foto; IG Gilang Widya Pramana)

i

BACASAJA.ID - Nikita Mirazani rupanya serius mengikuti perkara para crazy rich yang berujung mendekam di penjara.

Salah satunya yang terus disorot Nikita adalah pasangan crazy rich asal Malang, Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 dan Shandy Purnamasari.

Di Instagram pribadinya, Nikmir kembali menuding apa yang ditampilkan Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari adalah tidak masuk akal kalau dibandingkan dengan catatan perusuhaan yang dimiliki.

Salah satu yang paling mencolok bagi Nikita adalah soal pemilikan pesawat jet privadi Cessna Citation Latitude.

Berdasarkan informasi, pesawat tersebut membutuhkan biaya tahunan mencapai Rp 13,5 miliar. Tak masuk akal bagi Nikita Mirzani, apalagi Juragan 99 baru punya bisnis kosmetik MS Glow dan bus travel.

"Ini belum crosscheck berapa harga belanja dia dan bisnis dia seperti gedung, mobil mewah, jam tangan mewah, restoran dll. Begitu pun dengan partnernya yang memiliki Gedung plus bank sendiri Di bali, cluster, helikopter dan lain-lain," tukas Nikita Mirzani.

"Tapi permisi mau tanya, ada yang bisa lacak berapa total kekayaan dia? Kalau per tahun dia keluarin biaya kurang lebih segini dan ternyata total kekayaannya kurang dari segini, ya sudah patut diduga. Terjawab sudah kebodongan yang sebenarnya," tukasnya lagi.

Nikita Mirzani kemudian menegaskan, bahwa apa yang diumbarnya soal Juragan 99 dan istri bukan karena iri atau pansos.

"Segala sesuatu yang janggal di NKRI ini harus segera dilurus kan. Mau itu kalian suka atau tidak. Yang jelas saya sebagai warga negara Indonesia hanya bertanya kepada bapak-bapak aparatur negara. Yuk mendingan pada mikir sama-sama make sense kan semua ini?" ucap Nikita Mirzani.

"Saya ngetik berdasarkan bukti bukan penyebar hoax. Jadi kedepannya kalau kalian dikasih rejeki sama Allah SWT harus jadi smart and rich. Jangan cuma rich-nya aja, tapi enggak smart," imbuh Nikita Mirzani.

Tak masuk akal

Sementara itu, Prof Rhenald Kasali pun tak kuasa mengungkapkan uneg-unegnya terkait kekayaan Juragan 99 dan Shandy Purnamasari.

Menurut guru besar bidang Ilmu manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini, semua penerbangan Indonesia tengah mengalami kerugian cukup besar akibat dari pandemi.

"Hampir semua penerbangan saat ini menderita kerugian yang sangat besar, hutangnya sangat besar," bebernya via YouTube Rumah Perubahan.

Meski tak mengetahui secara detail, namun ia tahu pasti perusahaan penerbangan memiliki hutang yang sangat besar.

"Saya tidak tahu mengenai keadaan keuangan perusahaan seperti bu Susi, tapi saya tahu perusahaan itu hutangnya sangat besar," jelasnya.

Ia pun merasa tak masuk akal dengan Crazy Rich yang membeli pesawat.

"Saya merasa tidak masuk akal pada Crazy Rich yang kemudian membeli pesawat untuk menghadiahi pasangannya," ujar Prof Rhenald Kasali.

Bukan tanpa alasan dirinya mencurigai pembelian tersebut oleh salah satu Crazy Rich, Juragan 99

Karena menurut Prof Kasali, pengeluaran untuk biaya pesawat itu sangat besar.

Bahkan pengusaha yang tajir melintir pun belum tentu bisa membayar cicilannya.

"Karena cost (pengeluaran)-nya sangat besar. Karena pengusaha saja yang bisa menerbangkan pesawatnya setiap hari itu belum tentu bisa membayar cicilannya," ucapnya.

Untuk itu ia merasa kekayaan yang dimiliki Crazy Rich 99 itu sangatlah tak lazim. (RG4)

Tag :

Berita Terbaru

Kisah Inspiratif Bripka Nur Alam di Pedalaman Sulbar: Sosok Polisi Pengayom dan Guru Ngaji bagi Anak-Anak Desa Botteng

Kisah Inspiratif Bripka Nur Alam di Pedalaman Sulbar: Sosok Polisi Pengayom dan Guru Ngaji bagi Anak-Anak Desa Botteng

Minggu, 30 Agu 2026 13:59 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:59 WIB

MAMASA– Deru mesin sepeda motor meraung menembus pekatnya jalur pedalaman Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Di atas roda dua itu, seorang pria b…

Jaga Malam Tetap Kondusif, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Patroli dan Edukasi Keselamatan

Jaga Malam Tetap Kondusif, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Patroli dan Edukasi Keselamatan

Minggu, 30 Agu 2026 13:54 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:54 WIB

POLDA SULBAR- Demi menjaga malam panjang yang tetap aman, tertib dan kondusif, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar rutin menggencarkan patroli…

Pemkot Surabaya dan Persebaya Perkuat Sinergi Hadapi Musim 2026/2027

Pemkot Surabaya dan Persebaya Perkuat Sinergi Hadapi Musim 2026/2027

Minggu, 30 Agu 2026 06:48 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 06:48 WIB

SURABAYA - Launching Synergy Persebaya 2026/2027 sukses digelar di Balai Kota Surabaya pada Sabtu (29/8/2026) malam. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama…

PKS Pasang Alarm Soal Pinjaman Rp1,408 Triliun: Jangan Bebani APBD hingga 2030

PKS Pasang Alarm Soal Pinjaman Rp1,408 Triliun: Jangan Bebani APBD hingga 2030

Minggu, 30 Agu 2026 05:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 05:41 WIB

SURABAYA — Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menarik pinjaman daerah sebesar Rp1,408 triliun mendapat sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) D…

Pantau Progres Pembangunan Kantor Sat PJR di Lengke, Kapolda Sulbar Tekankan Kualitas Bangunan dan Fasilitas Penunjang

Pantau Progres Pembangunan Kantor Sat PJR di Lengke, Kapolda Sulbar Tekankan Kualitas Bangunan dan Fasilitas Penunjang

Sabtu, 29 Agu 2026 14:30 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:30 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kembali meninjau langsung perkembangan pembangunan Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar di…

Kapolda Sulbar: Anggota Lalu Lintas Adalah Penjaga Harapan Masyarakat

Kapolda Sulbar: Anggota Lalu Lintas Adalah Penjaga Harapan Masyarakat

Sabtu, 29 Agu 2026 14:24 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:24 WIB

MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat menegaskan bahwa tugas personel lalu lintas bukan sekadar mengatur kendaraan di jalan raya, melainkan menjaga harapan m…