Petani Besole Wadul Ke Dinas Pertanian, Mengaku Sulit Mendapat Pupuk dan Dipaksa Beli Pupuk Paketan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Perwakilan petani Desa Besole, Pawit saat dimintai keterangan oleh awak media
Perwakilan petani Desa Besole, Pawit saat dimintai keterangan oleh awak media

i

BACASAJA.ID - Perwakilan petani dari Desa Besole Kecamatan Besuki mendatangi Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Senin (14/3/2022).

Mereka mengadu kesulitan mencari pupuk, baik bersubsidi maupun non subsidi.

Jikapun ada, maka pupuk bersubsidi harus ditebus bersama pupuk bersubsidi, atau dipaketkan.

Salah satu perwakilan petani, Kawit menjelaskan pupuk bersubsidi yang mereka terima sangat minim, sehingga kurang untuk melakukan pemupukan.

"Dapat (pupuk) tapi kurang," jelasnya pada awak media.

Dirinya memisalkan untuk 1 hektar membutuhkan 20 sak pupuk, namun hanya tersedia 5 sak.

Akhirnya petani mencari pupuk hingga ke luar daerahnya, meski dengan harga yang cukup tinggi.

"Jenisnya urea," katanya.

Petani lainya, Lamingan juga keluhkan adanya sistem paketan di kios pupuk.

Untuk menebus pupuk bersubsidi jatah petani, mereka dipaksa untuk membeli pupuk non subsidi berjenis organik atau Phonska plus.

"Jika kita beli 1 sak pupuk urea bersubsidi, itu harus paketan dengan pupuk non subsidi 2-3 kilo," jelas Lamingan.

Jika tidak, maka jatah mereka tak diberikan.

Menurut Lamingan sistem paketan ini sudah berlangsung lama.

"Harganya 152-158 ribu," jelas pria paruhbaya tersebut.

Selain mengeluhkan kurangnya pupuk, pihaknya juga keluhkan kinerja Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di desanya.

Menurutnya, Gapoktan yang sekarang ada tak begitu peduli dengan nasib petani di Desa Besole.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian melalui Kasi Pupuk Pestisida dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung, Triwidyono Agus Basuki menyebut sistem paketan ini dilarang oleh pemerintah dan produsen pupuk.

Aturan itu tertuang dalam surat Pupuk Indonesia Holding Company.

"Distributor ataupun kios pupuk bersubsidi dilarang menjual pupuk non subsidi dalam bentuk paketan," kata pria yang akrab disapa Oky tersebut.

Oky melanjutkan, pupuk non subsidi bisa ditebus petani jika kekurangan pupuk.

Petani dibebaskan membeli pupuk non subsidi tanpa ada paksaan atau paketan.

"Tujuannya bila petani merasa kurang atau butuh," jelasnya.

Oky katakan petani bisa melapor ke Dinas Pertanian jika masih dipaksa membeli pupuk dengan sistem paketan.

Laporan harus disertai bukti pembelian, alamat kios, pembeli dan jenis paketan pupuk.

Jika terbukti, maka ijin kios pupuknya bakal dicabut.

"Tanpa menunggu besok, sanksinya dipecat," tegasnya. (JP/t.ag/RG4)

Tag :

Berita Terbaru

Sempat Kaget Dikira Razia, Sopir Lintas Daerah Penuh Senyuman Dapat Paket Makan Gratis dari Polantas Sulbar

Sempat Kaget Dikira Razia, Sopir Lintas Daerah Penuh Senyuman Dapat Paket Makan Gratis dari Polantas Sulbar

Jumat, 23 Okt 2026 14:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 14:03 WIB

POLDA SULBAR– Pemandangan berbeda terlihat di jalur trans Sulawesi hari ini. Sejumlah personel Polisi Lalu Lintas Polda Sulbar mendadak memberhentikan sejumlah …

Jumat Berkah, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan di Panti Asuhan Putri Manakarra Muhammadiyah Mamuju

Jumat Berkah, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan di Panti Asuhan Putri Manakarra Muhammadiyah Mamuju

Jumat, 23 Okt 2026 13:59 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 13:59 WIB

POLDA SULBAR- Semangat berbagi mewarnai hari yang penuh keberkahan, Jumat (23/10/26) dimana jajaran Polantas Polda Sulbar menyambangi Panti Asuhan Putri…

Dr. Ketut Abid Halimi Raih Penghargaan atas Kontribusinya dalam Pembangunan SDM Polri

Dr. Ketut Abid Halimi Raih Penghargaan atas Kontribusinya dalam Pembangunan SDM Polri

Jumat, 23 Okt 2026 08:56 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 08:56 WIB

BATU - Selama lebih dari 17 tahun bersama lembaga Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi telah mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan sumber…

Wujud Cinta terhadap Alam, Polda Sulbar Gelar Green Policing di Perbukitan Desa Bambu untuk Antisipasi Longsor

Wujud Cinta terhadap Alam, Polda Sulbar Gelar Green Policing di Perbukitan Desa Bambu untuk Antisipasi Longsor

Jumat, 23 Okt 2026 08:52 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 08:52 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Green Policing di kawasan perbukitan Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini m…

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online (judol) yang beroperasi melalui situs Boxkia.com.…

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

SURABAYA —  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Surabaya pada Ra…