Tilep Uang Perusahaan Rp100 ribu, Bos Judi Online Aniaya Karyawan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BACASAJA.ID - Kasus penganiayaan yang dilakukan bos judi slot online terhadap karyawannya di kawasan Jakarta Utara, membuat sejumlah karyawan lainnya memilih keluar.

Hal itu, diungkapkan RAS, korban penganiayan yang dilakukan oleh bosnya sendiri.

"Setelah kejadian kan aku dianiaya kaya gitu, terus ada tiga orang keluar ngeliat kerja kaya gini banget," ucapnya, dikutip Selasa (5/4/2022) malam.

Dikatakan RAS, temannya yang masih bekerja di perusahaan tersebut telah mengetahui bahwa dirinya telah dianiaya oleh bosanya sendiri.

Penganiayaan dilakukan setelah korban menilap uang perusahaan Rp100 ribu. Uang tersebut merupakan uang penjudi yang ingin melakukan deposit.

Sebelumnya dirinya, lanjut RAS, ternyata sudah ada pernah kejadian karyawan yang dianiaya oleh orang kantor. Namun RAS tidak mengetehaui persisnapakah kasusnya sama seperti dirinya atau tidak.

"Setelah aku keluar kan masih ada temen aku, temen aku nyeritain katanya abis kejadian itu dia nunjukkin foto kaya badannya dicambuk sampe kulitnya mau sampe lepas," jelasnya.

"Gak tau si kalo kasusnya, cuma katanya si ini kejadian sebelum aku dianiaya," tambah RAS.

Sementara itu, RAS mengatakan kejadian penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (26/3/2022) malam. Saat itu korban sedang bekerja, tiba-tiba dipanggil bosnya.

"Aku kaya nilep uang kantor Rp100 ribu, cuma waktu itu aku disuruh ganti. Aku disuruh ke lantai empat ya, itu aku langsung dipukulin," ujarnya.

 Awalnya ingin meminjam uang kepada kantor. Namun karena baru bekerja, korban tidak enak, sehingga berani menilep uang kantor Rp100 ribu.

"Kan aku harus tinggal disitu selama enam bulan ga boleh pulang di mess, jadi aku kaya abis duit gitu. Awalnya mau minjem (kantor) tapi aku baru 10 hari di situ kerja, jadi ga enak ngomongnya," paparnya.

Usai dianiaya, RAS yang sudah lemas tak berdaya kemudian disuruh untuk menandatangani surat yang diberikan kepadanya. Namun dia juga tidaj mengetahui persis isi surat tersebut.

"Aku disuruh tanda tangan, tapi aku gatau isinya apa, pokoknya itu aku disuruh tanda tangan, terus aku disuruh bugil difoto gitu sambil megang kertas itu. Itu baru aku disuruh keluar," bebernya.

Usai keluar kantor, RAS meminta dijemput oleh seorang temannya. Diapun sempat beberapa jam beristirahat di rumah temannya tersebut.

"Habis itu saya pulang, ketemu sama orang tua terus lapor ke polisi," tuturnya. (*/RG4)

Tag :

Berita Terbaru

Briptu Risaldi Personel Ditlantas Polda Sulbar Wakili Indonesia di Ajang Internasional Karate Sri Lanka 2027

Briptu Risaldi Personel Ditlantas Polda Sulbar Wakili Indonesia di Ajang Internasional Karate Sri Lanka 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 10:52 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 10:52 WIB

Polda Sulbar - Briptu Risaldi, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar kembali tampil membanggakan di Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai…

Heboh Isu Sumbangan SKPM Rp 400 Ribu di SMAN 2 Sidoarjo, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Heboh Isu Sumbangan SKPM Rp 400 Ribu di SMAN 2 Sidoarjo, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Jumat, 28 Agu 2026 21:02 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 21:02 WIB

SIDOARJO - Unggahan di media sosial TikTok yang menyebutkan adanya dugaan pungutan berkedok sumbangan di SMAN 2 Sidoarjo mendadak viral. Dalam narasi yang…

DPRD Surabaya : Jangan Kejar Target Proyek, Keselamatan Warga Harus Utama

DPRD Surabaya : Jangan Kejar Target Proyek, Keselamatan Warga Harus Utama

Jumat, 28 Agu 2026 16:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:25 WIB

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya meminta pengerjaan proyek pelebaran saluran air dan gorong-gorong tidak hanya mengejar target penyelesaian konstruksi. Proses p…

Sidang Kasus SNI Wire Rope Dirut PT BPI Memanas, JPU Ngotot Pidanakan Terdakwa Santoso Utomo Tjioe

Sidang Kasus SNI Wire Rope Dirut PT BPI Memanas, JPU Ngotot Pidanakan Terdakwa Santoso Utomo Tjioe

Jumat, 28 Agu 2026 13:03 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 13:03 WIB

 SURABAYA – Garis batas antara sengketa administrasi bisnis dan dugaan tindak pidana menjadi perdebatan dalam sidang kasus standardisasi tali kawat baja (wire r…

Kekuatan Doa, Polda Sulbar Bersama Santri dan Anak Yatim Mohon Keselamatan dari Ancaman Karhutlah

Kekuatan Doa, Polda Sulbar Bersama Santri dan Anak Yatim Mohon Keselamatan dari Ancaman Karhutlah

Jumat, 28 Agu 2026 12:59 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 12:59 WIB

POLDA SULBAR - Di tengah kekhawatiran atas potensi kebakaran yang meluas di musim kemarau berkepanjangan ini, doa perlindungan dari bahaya api dan kemarau …

Kapolda Sulbar Hadiri Rakor di Kantor Gubernur, Sinergi Penuh Hadapi Karhutla dan Tetapkan Langkah Terpadu

Kapolda Sulbar Hadiri Rakor di Kantor Gubernur, Sinergi Penuh Hadapi Karhutla dan Tetapkan Langkah Terpadu

Jumat, 28 Agu 2026 07:43 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:43 WIB

Polda Sulbar - Guna memperkuat kesiapsiagaan dan langkah bersama menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi…