Anggota DPR Pertanyakan Kelanjutan Kasus 31 Pagar Laut di Wilayah Indonesia

Reporter : Redaksi
Ilustrasi. Pagar laut

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Taufan Pawe, mempertanyakan kelanjutan penanganan kasus pagar laut yang ditemukan di 34 titik di wilayah Indonesia.

“Saya terkadang bertanya-tanya, Pak Menteri. Kita pernah cukup alot membahas masalah pagar laut, tapi diam begitu saja,” ujar Taufan saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, di ruang rapat Komisi II, Senayan, Jakarta, Senin (21/4/2025).

Baca juga: Penataan Guru PPPK Dibahas, Dini Rahmania Minta Guru Madrasah Swasta Tak Diabaikan

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan bahwa pihaknya ingin segera mengetahui kelanjutan atau output dari penanganan kasus pagar laut tersebut, agar dapat menjadi pembelajaran di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Pawe juga menjelaskan bahwa apa yang disampaikannya bukan ditujukan kepada pribadi atau sosok Menteri yang notabene juga berasal dari partai yang sama, melainkan demi menjaga citra kelembagaan Kementerian ATR/BPN secara keseluruhan.

Baca juga: Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun, Apa Kata Anggota DPR RI?

“ATR/BPN sekarang memang butuh sekali pencitraan kerja-kerja yang baik agar masyarakat memberi kepercayaan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Nusron menjelaskan berbagai langkah yang telah diambil oleh dirinya dan kementeriannya dalam mengatasi persoalan pagar laut. Pertama, bahwa proses hukum kasus tersebut saat ini berada dalam penanganan aparat penegak hukum (APH). Selain itu, pihaknya juga telah mencabut seluruh Hak Guna Bangunan (HGB) yang berada di luar garis pantai, serta memberikan sanksi administratif kepada pihak-pihak yang terlibat.

Baca juga: Fraksi PKS Minta Presiden Prabowo Transparan soal Efisiensi BUMN dan Capaian 121 Kebijakan

Bahkan, Nusron juga telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) baru yang mengatur ulang kewenangan penerbitan HGB. Hal tersebut merupakan langkah preventif agar kasus serupa tidak terulang. (*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru