Wakil Ketua DPRD Jatim: Pengangguran di Jawa Timur Masih Jadi Tantangan Serius

Reporter : Redaksi
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan, pembangunan ekonomi tidak boleh berhenti hanya pada angka pertumbuhan. Yang lebih penting, kata Deni, indikator keberhasilan harus langsung dirasakan masyarakat melalui tersedianya lapangan kerja dan meningkatnya taraf hidup.

“Pertumbuhan ekonomi kita patut disyukuri, tapi masih ada tantangan serius yakni pengangguran. Pemprov Jatim bersama seluruh pemangku kepentingan harus memastikan program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh rakyat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” kata Deni di Surabaya, Senin (18/8/2025), dilansir laman resmi PDIP Jawa Timur.

Baca juga: Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sebagai Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Deni menekankan perlunya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat sipil, sebutnya, sebagai kunci agar pembangunan berjalan merata.

“HUT ke-80 RI ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja bersama. Gotong royong adalah modal sosial bangsa kita, dan Jawa Timur harus menjadi contoh bagaimana kolaborasi bisa menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” tuturnya.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim: Anak Muda Kini Memilih Berdasarkan Kredibilitas

DPRD Jawa Timur, lanjut Deni, berkomitmen mendukung penuh berbagai program pemerintah daerah dalam upaya memperkuat perekonomian sekaligus menekan angka pengangguran.

Dia menilai semangat kemerdekaan harus menjadi energi kolektif untuk menyelesaikan persoalan mendasar rakyat.

Baca juga: Tegas Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung, Deni Wicaksono: Kemunduran Demokrasi!

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama, dalam bentuk program dan dukungan anggaran,” pungkas legislator PDI Perjuangan dari Dapil Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Ponorogo dan Magetan ini. (pdip)

 

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru