SURABAYA- Sebagai kota besar yang menjadi dapur nasionalisme, etalase ekonomi, dan punya historisitas perjuangan, Kota Surabaya menempati posisi penting dalam mengelola berbagai persoalan masa depan.
“Di Surabaya, tantangan perkotaan seperti banjir, kepadatan lalu lintas, pendidikan berkualitas, dan akses kesehatan harus diatasi dengan memperkuat kelembagaan sekaligus mengedepankan partisipasi publik.” Ujar Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kota Surabaya, Aryo Seno Bagaskoro, Rabu 3 September 2025.
Dalam konteks ini, partai politik diharapkan hadir dengan memadukan karakter kerakyatan, penguasaan teknokratis, terobosan-terobosan pemikiran sekaligus merancang cara berkomunikasi di era baru.
“Melihat berbagai tantangan ke depan, kami menyadari ada tanggung jawab yang semakin besar bagi partai politik dalam mengartikulasikan aspirasi rakyat sekaligus merancang peta jalan di setiap daerah.” Imbuhnya.
Baca juga: PDIP Surabaya dan TMP Siapkan Kader Muda Bermental Pejuang, Risma Jadi Inspirasi
Dengan tradisi pelembagaan partai yang kokoh, Seno mengatakan PDI Perjuangan memiliki mekanisme internal yang siap dalam menyiapkan mesin Partai yang ideologis sekaligus adaptif menghadapi jaman.
“Tahapan mekanisme internal sudah berlangsung. Nama-nama yang diusulkan sudah muncul. Sebagai partai pelopor, tahapan itu sudah diperhitungkan dengan baik untuk mendengar dinamika di tiap daerah.” Tambahnya.
Baca juga: Yordan Ajak Pelajar Surabaya Mimpi Setinggi Langit, TMP Cetak Pemimpin Masa Depan
Menyadari hal tersebut, TMP Surabaya sebagai bagian dari sayap Partai memercayakan sepenuhnya kebijaksanaan Ibu Ketua Umum dan DPP Partai dalam menentukan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya.
“TMP Surabaya tegak lurus dan memercayakan sepenuhnya keputusan Ketua Umum.” Tutupnya. (*)
Editor : Redaksi