Sambut Hari Santri 2025, Faridz Afif: Santri Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga Moral Bangsa

Reporter : Redaksi
Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKB, Muhamad Faridz Afif

SURABAYA, Bacasaja.id - Menyambut Hari Santri Nasional 2025, Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKB, Muhamad Faridz Afif, yang juga eks Panglima Ansor Surabaya, menyerukan agar santri masa kini terus mengambil peran aktif dalam membangun bangsa, baik melalui penguatan ekonomi rakyat maupun peneguhan nilai-nilai moral.

Faridz menilai, santri bukan hanya penjaga ajaran agama, tetapi juga agen perubahan sosial yang harus tanggap terhadap tantangan zaman.

Baca juga: Dukung Penolakan Warga Barata Jaya, DPRD Surabaya Desak Audit Izin Toko Miras Spiritshaus

“Santri hari ini harus adaptif, kreatif, dan mandiri. Nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan dan kemandirian harus diterjemahkan menjadi karya nyata dalam dunia usaha, pendidikan, maupun teknologi,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Sebagai eks Panglima Ansor, Faridz menekankan pentingnya semangat hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bagian dari iman) sebagai landasan perjuangan santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

Baca juga: DPRD Surabaya: Pejabat Pemkot Jangan Malas!

“Santri itu garda terdepan dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Mereka harus hadir di tengah masyarakat, menjadi teladan moral dan penggerak kemajuan,” tambahnya.

Ia juga mendorong Pemkot Surabaya untuk terus mendukung pengembangan potensi santri dan pesantren, terutama dalam bidang ekonomi kreatif dan digitalisasi.

Baca juga: Awal Tahun Ajaran Baru, William Wirakusuma Ingatkan Sekolah Fokus Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

“Kemandirian ekonomi santri adalah pondasi kemandirian bangsa. PKB akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada pesantren dan santri,” tegas Faridz. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru