PROBOLINGGO – Dewan Pimpinan Daerah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Probolinggo menggelar pembagian 1.000 takjil kepada masyarakat sekaligus mendeklarasikan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (11/3/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Raya Pantura, sekitar Lapangan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
Aksi sosial yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini merupakan kegiatan rutin organisasi selama bulan Ramadhan.
Selain berbagi dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momen konsolidasi internal dan penegasan komitmen LIRA dalam mengawal program-program publik.
Ratusan pengendara yang melintas di jalur nasional Pantura menerima takjil langsung dari pengurus dan relawan LIRA.
Pembagian berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.
Pada kesempatan yang sama, LIRA Kabupaten Probolinggo secara resmi membentuk Satgas MBG.
Tim ini akan bertugas melakukan pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah setempat.
Ketua LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda, menjelaskan bahwa pembentukan satgas dipicu oleh banyaknya keluhan masyarakat terkait program MBG di lapangan.
"Selama tiga minggu terakhir kami menerima berbagai laporan dari masyarakat. Karena itu kami membentuk Satgas MBG untuk melakukan pemetaan masalah dan investigasi," ujarnya.
Menurutnya, laporan yang masuk antara lain berkaitan dengan kelayakan menu makanan yang diberikan kepada siswa.
Baca juga: Jelang 1 Suro, Laskar Hijau Kembali Lanjutkan Penanaman Mangrove di Probolinggo
Bahkan ada kejadian di wilayah timur yang melaporkan adanya ulat pada makanan yang dibagikan.
"Kami ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, termasuk jika ada kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut," tambahnya.
Salamul Huda menegaskan bahwa Satgas MBG dibentuk bukan untuk menghambat program pemerintah, melainkan untuk memastikan program berjalan baik, transparan, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami mendukung penuh program Presiden Prabowo terkait Makan Bergizi Gratis karena program ini sangat penting bagi pemenuhan gizi anak-anak. Namun jangan sampai program yang baik ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi atau bahkan menjadi praktik korupsi berjamaah," tegasnya.
Sebagai langkah awal, LIRA telah membentuk tim koordinasi pengawasan di tiga wilayah Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Kronologi Mobil Anggota DPR RI Tabrak Truk di Tol Pasuruan-Probolinggo, Dua Staf Ahli Tewas
Untuk wilayah Probolinggo Timur dipimpin Muhri, wilayah Probolinggo Tengah oleh Dolah, dan wilayah Probolinggo Barat oleh Sudik.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui tim tersebut jika menemukan dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG, baik di sekolah maupun di dapur penyedia makanan.
"Kami akan membuka posko pelaporan di beberapa wilayah. Kami berharap masyarakat tidak takut untuk melapor jika menemukan masalah," ujarnya.
Saat ini, tim Satgas masih melakukan pemetaan awal terhadap berbagai laporan yang masuk, termasuk mengidentifikasi sekolah, dapur penyedia makanan, serta pihak pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang terlibat.
"Kami ingin mengetahui apakah persoalan ini terjadi secara sporadis atau justru terstruktur. Semua itu akan kami telusuri melalui investigasi yang akan dilakukan Satgas MBG," pungkasnya.
Editor : Redaksi