JAKARTA, Bacasajamedia — Sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa damai di Depan Kantor BNN RI, mendesak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengusut tuntas pengungkapan kasus pabrik narkoba berskala besar di wilayah kota batam. Secara khusus, massa aksi menuntut BNN RI untuk memeriksa keterlibatan Andi Har secara jujur, transparan, dan tanpa adanya "kesepakatan jahat".
Aksi damai ini dilatarbelakangi oleh temuan penyidik BNN di lapangan, di mana salah satu barang bukti yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan perusahaan milik yang bersangkutan.
Baca juga: TERUNGKAP! Pemilik Kendaraan yang Disita BNN di Ruko Milik AHr dalam Kasus Pabrik Narkoba Cair Batam
Tuntutan Penuntasan DPO dan Bukti Kendaraan
Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan dukungan penuh mereka kepada BNN untuk membersihkan Kota Batam dari sindikat narkotika.
Mereka mendesak agar seluruh pihak yang terlibat, termasuk mereka yang masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), segera ditangkap.
"Kami meminta agar kasus di Kota Batam ini benar-benar tuntas. Apabila masih ada tersangka di luar sana yang menjadi DPO agar secepatnya ditangkap, karena kami yakin BNN pasti mampu untuk memberantas itu," ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam orasinya.
Lebih lanjut, massa secara spesifik menyoroti jadwal pemanggilan Dr. Andi Har. Mereka meminta penyidik BNN untuk tidak main-main dalam melakukan pemeriksaan, mengingat adanya jejak aset yang tertinggal di lokasi kejadian.
"Kami meminta agar pemilik perusahaan itu benar-benar diperiksa tanpa ada permainan. Apabila memang dia terbukti terlibat, maka kami berharap dia ditangkap. Karena kita ketahui, salah satu barang bukti adalah mobil yang terdaftar atas nama PT-nya," tegasnya.
Hak Melapor dan Asas Praduga Tak Bersalah
Baca juga: Pemilik Ruko di Batam yang Digerebek BNN Terkait Pabrik Narkoba Berinisial AH
Terkait langkah Dr. Andi Har yang dikabarkan telah mempolisikan salah satu akun media atau media sosial diduga terkait pemberitaan kasus ini pihak mahasiswa menilai hal tersebut sebagai hak konstitusional warga negara.
Namun, mereka menegaskan bahwa aksi demonstrasi ini bukan bertujuan untuk menghakimi secara sepihak.
Mahasiswa menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence).
Tuntutan utama mereka murni demi memastikan tidak ada kongkalikong atau permainan hukum dalam proses pemeriksaan yang rencananya akan dilakukan esok hari.
Baca juga: BREAKING NEWS: Eks Kantor Nova Diduga Dijadikan Gudang Narkoba Digerebek BNN
"Terkait dia mempolisikan salah satu media, itu hak dia sebagai warga negara. Cuman yang kami tegaskan di sini, kami tidak menuduh. Kebetulan kan besok dia diperiksa, jadi kami minta kepada BNN ini benar-benar diperiksa tanpa ada permainan, tanpa ada kesepakatan jahat," papar perwakilan aksi.
Di akhir orasinya, mahasiswa kembali menegaskan sikap objektif mereka dalam mengawal kasus ini, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada otoritas yang berwenang.
"Di dalam hukum, praduga tak bersalah itu dijunjung. Jadi saya tidak meminta secara paksa, saya tidak menuduh. Saya hanya meminta diperiksa sebenar-benarnya. Apabila terbukti, ditangkap. Kalau tidak terbukti, ya dilepaskan begitu saja," pungkasnya.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan tertib. Para mahasiswa berharap BNN dapat membuktikan kredibilitasnya sebagai lembaga penegak hukum yang bersih dan profesional dalam membongkar jaringan pabrik narkoba di Kota Batam hingga ke akar-akarnya.
Editor : Redaksi