Semarak HUT ke-81 RI, Warga Binaan Rutan Gresik Adu Sportivitas di Lomba 

Reporter : Redaksi
Warga binaan Rutan Kelas II B Gresik menggelar lomba dalam rangka memperingati HUT ke 81 Republik Indonesia

Gresik - Semangat kemerdekaan turut dirasakan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik. Beragam lomba khas peringatan 17 Agustus digelar untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (18/8/2026).

Warga binaan laki-laki dan perempuan tampak antusias mengikuti perlombaan. Suasana Rutan Gresik pun menjadi lebih meriah dengan riuh dukungan, canda tawa, hingga persaingan antarpeserta yang tetap menjunjung sportivitas.

Baca juga: HUT ke-81 RI 333 Warga Binaan Rutan Gresik Dapat Remisi, 10 Langsung Bebas

Sejumlah perlombaan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Warga binaan laki-laki mengikuti tenis meja, voli, dan estafet tepung. Sedangkan warga binaan perempuan turut berpartisipasi dalam lomba estafet air dan sarung bola.

Meski berlangsung dalam suasana kompetitif, para peserta tetap diminta mengedepankan kebersamaan dan sportivitas. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk menyalurkan energi melalui aktivitas yang positif.

Kepala Rutan Gresik Dhimas Isdwiyono mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Perlombaan juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan.

Baca juga: Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi

"Peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, disiplin, dan sportivitas kepada warga binaan," kata Dhimas.

Menurutnya, melalui kegiatan bersama, warga binaan dapat belajar bekerja sama, menaati aturan, menghargai peserta lain, serta menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.

"Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang atau kalah, melainkan bagaimana seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, sportif, dan saling menghargai. Semangat kebersamaan inilah yang ingin kita tumbuhkan di Rutan Gresik," ujarnya.

Baca juga: Tiga Pegawai Tinggalkan Rutan Gresik, Silaturahmi dan Pengabdian Tetap Terjaga

Dhimas menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan positif menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Interaksi selama perlombaan diharapkan dapat mempererat hubungan antarsesama warga binaan sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang harmonis dan kondusif.

Semarak lomba 17-an di Rutan Gresik menjadi salah satu cara menghadirkan suasana kemerdekaan di balik tembok pemasyarakatan. Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk membangun kebersamaan dan menumbuhkan sikap positif sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru