Rapimnas Golkar Dorong Airlangga Maju Jadi Capres 2024

bacasaja.id
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (ant)

BACASAJA.ID - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang baru saja berakhir, memperlihatkan sinyal kuat akan aspirasi dari akar rumput yang mendorong Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, dorongan itu disampaikan oleh 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 10 organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di lingkungan Golkar, dan tokoh senior di tubuh partai beringin tersebut.

Baca juga: Adela Kanasya Adies Salurkan Hewan Kurban di Surabaya-Sidoarjo, Tegaskan Kepedulian Nyata

"Senior-senior yang berada di Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Etik," sebut Doli.

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Golkar itu menambahkan, Airlangga sendiri memang belum dapat menjawab dorongan para kader. Pasalnya, Airlangga mengaku berniat untuk fokus ke penanggulangan Covid-19.

Baca juga: Targetkan Tambahan 20 Persen Suara di Surabaya, Ini yang Digenjot Anggota DPRD dari Golkar

Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi II itu menyebut, dorongan dari para kader akar rumput itu menjadi pelecut motivasi bagi Bidang Pemenangan Pemilu Golkar. Sehingga, mereka bisa bekerja lebih serius mewujudkan aspirasi tersebut.

"(Aspirasi kader) menjadi dorongan untuk lebih serius lagi menyusun langkah dan strategi, serta bekerja lebih keras lagi dalam pemenangannya," ujar dia.

Baca juga: Bawaslu dan Golkar Surabaya Koordinasi Pasca Pemilu 2024

Sebelumnya, legislator dari Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menyuarakan pentingnya Golkar mengusung kader sendiri sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.

"Golkar harus memiliki calon presiden sendiri agar menjadi partai yang kian besar. Dalam sejarah pemilihan presiden secara langsung di Indonesia, Golkar tidak pernah mengajukan calon presiden yang berasal dari kadernya sendiri," ujar Misbakhun. (gkr/dem/rg4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru