Bantu Warga Terdampak Covid-19, Cak Ji dan Indah Kurnia Berkolaborasi

bacasaja.id
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji bersama Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia dalam kegiatan acara bantuan sosial dari Yayasan Harapan Tama Kota Surabaya

BACASAJA.ID -Tanggap peduli Covid - 19, Yayasan Harapan Tama Kota Surabaya berinisiatif membagikan sebanyak 900 paket sembako kepada warga.

Kegiatan bantuan sosial ini  dihadari langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji bersama anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia. "Intinya, apa yang dilakukan oleh Yayasan Harapan Tama yang dilakukan hari ini dengan temanya Indah Berbagi adalah sebagai bentuk kepedulian antar warga Kota Surabaya. Kita juga berharap bisa berkolaborasi untuk sama-sama membangun SDM kota Surabaya," ujar Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Pemkot Surabaya Dukung Program RJ Kejaksaan, 25 Pelaku Jalani Sanksi Sosial di Liponsos pada 2025

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji berharap bantuan sosial tersebut dapat membantu masyarakat yang terdapak Covid - 19. "Tentunya harapan kita, yayasan lainnya bisa meniru apa yang sudah dilakukan oleh Yayasan Harapan Tama, paling tidak seluruh yayasan di Kota Surabaya mau berbagi untuk mayarakat sekelilingnya, agar masyarakat juga ikut senang," terang Cak Ji, saapan akrabnya.

Baca juga: Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Di lokasi yang sama, Ketua Yayasan Harapan Tama, Hermawan Santosa mengatakan, kegiatan bantuan sosial ini menyediakan 900 paket sembako, yang dibagikan kepada masyarakat sekitar di daerah Kapasan melalui RT/RW.

Baca juga: Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Sebanyak 700 paket sembako ditujukan untuk warga sekitar dan 200 paket sembako untuk para seniman yang terdampak Covid - 19. "Isinya adalah beras 5kg, minyak goreng, gula, garam, dan mie. Dan tadi saya minta harus tepat sasaran, harus betul-betul kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkas Hermawan. (byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru