BACASAJA.ID -Masih ingat pengemudi becak dan dua penumpang yang masuk ke Jalur Tol Surabaya-Gresik kemarin? Rupanya kejadian itu tak terjadi satu kali saja.
Humas PT Margabumi Matraraya Andjar Hari Sutoto menyebut pengayuh sepeda angin dan pemotor juga pernah masuk jalur tersebut. Pihak tol selalu mendata selain kendaraan roda empat yang melintas.
Baca juga: DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur
"Sebenarnya di tempat kami beberapa kali terjadi walaupun tidak sering, tetapi sepeda motor dan sepeda pancal (onthel,red)," kata Andjar saat dikonfirmasi, Minggu (16/5/2021).
Menurut dia, orang-orang yang melintas masuk ke pintu masuk tol itu adalah pengendara nekat. "Jadi, mereka memang sengaja (masuk tol, red)," ujar dia.
Andjar menceritakan beberapa waktu lalu ada pengendara motor yang sengaja nekat masuk jalur tol yang sama saat dilintasi becak. Hal itu tentu saja bisa dipidana karena melanggar lalu lintas.
"Nah, untuk kasus seperti itu petugas langsung menyerahkan ke pihak kepolisian untuk ditindak (ditilang, red)," kata dia.
Untuk kasus becak, Andjar mengatakan pengemudi bersama dua penumpangnya itu awalnya berangkat dari Krembangan lalu masuk di Tol Dupak (KM 0+000) tanpa melewati palang pintu dan berencana menuju Jalan Margomulyo, keluar dari pintu Tol Tandes Timur I.
"Dia itu satu keluarga penumpang dan pengemudinya, katanya mau ke rumah saudaranya. Mudik lokal," jelas dia.
Baca juga: Penuh Kehangatan, Peringatan Hari Lansia di Kapas Madya Baru Diwarnai Aksi Sosial
Si tukang becak nekat lewat jalur tol karena mengira jalanan sepi sebab Lebaran. Tentu saja petugas langsung menghentikan becak tersebut di pintu keluar. Si tukang becak ditegur dan diberikan penjelasan bahwa becak dilarang lewat tol.
"Setelah itu kami lepas, karena tidak punya kewenangan menindak," pungkas Andjar. (ads).
Editor : Redaksi