Siksa ART asal Surabaya hingga Lumpuh, Sang Majikan Resmi Tersangka

bacasaja.id
EAS, seorang ART yang menjadi korban penyiksaan sang majikan.

BACASAJA.ID -Kasus penganiayaan yang dialami EAS (45), seorang asisten rumah tangga (ART) yang mendapat siksaan dari majikannya kini menemukan titik terang. Polisi kabarnya sudah menetapkan sang majikan berinisal FF (53) sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengonfirmasi hal itu. "Betul, sudah kami tetapkan sebagai tersangka kemarin," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Saat ini pihaknya akan mengirimkan surat pemanggilan terhadap FF untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolrestabes Surabaya. "Surat pertama kami kirimkan hari ini kepada yang bersangkutan," ujar Oki.

Sebagaimana diketahui, pada April 2020 lalu, korban yang bekerja di rumah terlapor sebagai ART dijanjikan gaji sebesar Rp1,5 juta per bulannya. Namun, selama 13 bulan dia bekerja hanya menerima upah satu kali saja.

Baca juga: Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Empat bulan yang lalu dia mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dari sang majikan. EAS sering dipukul oleh terlapor menggunakan besi dan mengenai hampir seluruh bagian tubuh korban.

Selain itu juga disetrika pada bagian tangan dan paha. Bahkan, dipaksa memakan kotoran kucing.

Baca juga: BENTENG SEJARAH DIKEPUNG MAKSIAT!: Potret Bangli Jalan Pawiyatan Merampas Trotoar di Bawah Hidung Camat Bubutan

Akibat perbuatan pelaku korban mengalami kelumpuhan. Selama bekerja pun dia harus tidur di pekarangan belakang rumah. (ads)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru