BACASAJA.ID - Dengan ditembak matinya kurir narkoba berinisial FFP(43) warga Bangkalan, Madura oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Rabu (16/12/2020) lalu, polisi berhasil menggagalkan pesta narkoba saat perayaan malam tahun baru 2021 mendatang.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Isir Eddison mengatakan tersangka FP dan AA memiliki tugas penting dalam peredaran narkoba dalam jaringan tersebut. Biasanya mereka membawa narkoba lewat Sumatera hingga menyebarkan di Pulau Jawa.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Pelaku Baru, Terungkap Peran Pengawas dalam Aksi Penculikan
"Dua kurir ini bagian dari kurir terpenting di layer dua. Ini di bawah ini pengecer tingkat lokal seperti bagian dari satu bangunan jejaring. Alur barang bukti yang dibawa ini lewat Sumatera masuk ke Surabaya dan Jakarta. Ada juga dari Kalimantan atau dari Madura baru ke sini," Kata Isir, Jumat (18/12/2020).
Mantan Kapolrestabes Medan ini menambahkan, puluhan kilogram sabu tersebut bakal diedarkan menjelang pergantian Tahun 2020-2021.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pemalsuan STNK Lintas Wilayah, 5 Tersangka Ditangkap
"Ini sabu yang akan disebar sebelum tahun baru sebelum 31 Desember bisa masuk ke Surabaya. Mungkin transit di Madura dan kemudian disebar ke masyarakat," ungkap Kombes Pol Jonny Isir Eddison.
Sementara tersangka AA mengaku dirinya telah dua kali mendapat tugas menjalankan bisnis terlarang tersebut. Dia tergiur dengan iming-iming upah yang akan didapatkan.
Baca juga: Berawal dari Penyekapan WN Jepang, Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Scamming Internasional
"Saya kurang tahu yang nyuruh, saya dipandu lewat telepon. Saya baru dua kali ini mendapatkan perintah untuk ngambil di hotel untuk dikirim ke daerah Jakarta. Yang pertama ngambil 1 kilogram dapat komisi Rp 5 juta sama satu buah handphone. Dan yang kedua ini," ucapnya. (Jem)
Editor : Redaksi