Korban Binary Option terus Bertambah, Satu Lagi bakal Lapor Polisi dan Seret sejumlah Influencer

bacasaja.id
Gedung Bareskrim Polri.

BACASAJA.ID - Kasus dugaan penipuan binary option terus menggelinding. Jumlah korban yang melapor pun bertambah.

Salah satu korban, AZ, mengaku sebagai korban binary option dan berniat melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Bareskrim Polri. Selain itu, AZ juga bakal melaporkan sederet nama influencer binary option ke polisi.

Baca juga: Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

“Sekarang Polri sudah menyatakan bahwa binary option adalah judi. Tidak ada satu orangpun yang berhasil kaya setelah bermain binary option. Karena tidak ada satupun yang menang bahkan tidak ada satupun yang berhasil withdraw,” ungkap AZ kepada wartawan, Rabu (16/2/2022).

AZ serta korban binary option lainnya, mengaku tertipu lantaran para infulencer kerap memamerkan hartanya di media sosial. Menurut para korban, para influencer itu mengklaim harta kekayaannya tersebut berasal dari trading.

Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Emas Senilai Rp3,7 Miliar

Di samping itu, para korban pun merasa tertipu lantaran para inflencer menyebut Binomo sebagai aplikasi legal.

“Para influencer juga beberapa kali mengatakan bahwa Binomo itu legal dan sudah banyak orang yang untung dan kaya seperti mereka,” tambahnya.

Baca juga: Oknum Eks Pegawai BRI Ditangkap Kasus Penipuan Rp7,8 Miliar, Bank BUMN ini Buka Suara

Sementara itu, Wakil Ketua Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Kurniawan Adi Wicaksono menambahkan, para influencer memang acap kali mempengaruhi korbannya via media sosial. Salah satu cara yang palin lazim adalah dengan memamerkan harta kekayaan.

“Siapa terlapornya, ga paham (tidak tahu pasti). Seharusnya sih tidak hanya developernya, tapi juga influncernya. Karena sebagian besar publik tertarik mengikuti binomo karena melihat iklan-iklan dari influencer-influencer itu,” papar Kurniawan. (RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru